by

Kuliah Umum Pascasarjana IAIN Samarinda: Mahasiswa Harus Menulis Berbasis Kejujuran

-IAIN Samarinda-1,312 views

IAIN SAMARINDA NEWS-, Program Pascasarjana (PPs) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) menggelar Stadium General bertajuk Karya Ilmiah Komunikasi Islam dalam Standar Ilmu Sosial di Aula auditorium kampus 1 Jl. Abul Hasan, Sabtu (10/3/2018).

Dalam kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber utama yang merupakan salah satu guru besar dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu Prof. H. Andi Faisal Bakti, Ph.D sekaligus memberikan materi tentang karya ilmiah.
FOTO 2

Kuliah umum yang disampaikan bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) untuk bisa lebih aktif dalam membuat jurnal ilmiah ataupun karya ilmiah.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Prof. H. Andi Faisal Bakti, Ph.D bahwa “Menulis merupakan sebuah keterampilan yang perlu diasah setiap saat. Menulis sesuatu yang berkualitas tentunya dibutuhkan sumber bacaan yang berkualitas pula. Terlebih dunia akademik, menulis ilmiah membutuhkan skill menulis yang tidak mudah namun bisa dilatih dengan terus membaca dan mengaplikasikannya dengan menulis (learning by doing)”, ungkapnya.

Ia pun menambahkan, “Menulis itu perintah Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an (Nun Walqolami Wama Yasturun). Maka menulis itu harus berasaskan kebenaran dengan kerangka pikir yang sistematis dan empiris. Itulah yang dikatakan menulis ilmiah, terlebih jika tulisan-tulisan itu bisa dipublikasikan di jurnal baik yang bereputasi nasional maupun internasional (scopus)”, tambahnya.

Senada dengan perkataan diatas, Wakil Rektor 1 Dr.Zurqoni M.Ag berujar “ karya ilmiah ini sebagai ladang menggali kebenaran dalam ilmu pengetahuan. Maka perlu adanya keahlian dalam menulis yang dapat meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah itu sendiri”. ujarnya.

Dari adanya stadium general ini mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta menghindari adanya plagiarisme dalam menulis sehingga menciptakan suatu karya ilmiah yang berkualitas”. Tutupnya.#Arbain

News Feed