by

Berilmu Pengetahuan Tidak Cukup, Mahasiswa Harus Melek Enterpreneurship

SAMARINDA IAIN NEWS,- Seusai memberikan kuliah umum di Konferwil ISNU Kaltim yang digelar di Bumi Senyiur, Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Pusat, Dr. H. Ali Masykur Musa, M.Si atau kerap disapa Cak Ali juga memberikan kuliah umum di Program Pascasarjana IAIN Samarinda yang mengusung tema Membangun Perguruan Tinggi Berbasis Enterpreneurship di Bidang Keuangan dan Asuransi di Era Persaingan Global yang berlangsung di Auditorium Pascasarjana IAIN Samarinda, Jl. Abul Hasan Kota Samarinda (24/03/18).

KULIAH UMUM ISNU PUSAT 2
Kegiatan ini dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd dan dimoderatori oleh Wakil Rektor II, Dr. Abzar Duraesa, M.Ag, serta dihadiri oleh Direktur Pascasarjana, Dr. Muhammad Nasir, M.Ag, Kaprodi, serta dihadiri oleh seluruh pimpinan, dosen, staff dan mahasiswa Pascasarjana maupun mahasiswa strata satu.

Kuliah umum ini memberikan kesan dan pesan khususnya bagi mahasiswa untuk dapat melek entrepreneurship terutama bidang keuangan dan asuransi dalam merespon perkembangan global yang pesat dewasa ini. Ia pun mengajarkan bahwa menjadi mahasiswa yang intelektual tidak cukup tanpa dibekali dengan jiwa entrepreneurship.

Dr. H. Ali Masykur Musa, M.Si mengungkapkan, “Menjadi seorang intelektual itu penting, tapi jauh lebih penting jika menjadi intelektual yang melek entrepreneurship. Karena mahasiswa adalah agen of change. Untuk itu, memiliki kemampuan (hardskill maupun softskill) tentang entrepreneurship sangat dibutuhkan guna merespon gempuran zaman yang semakin kompleks. Jadilah pemain di negerimu sendiri bukan menjadi penonton. Ingat pesan kanjeng Nabi dalam haditsnya, “9 dari 10 pintu rezeki terletak pada perniagaan (entrepreneurship)”, ungkapnya.

Senada dengan ungkapan di atas, Rektor IAIN Samarinda, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd menambahkan, “ Menjadi mahasiswa yang cerdas dalam aspek keilmuan tidak cukup untuk dapat terjun ke masyarakat. Apalagi melihat persaingan dunia kerja semakin ketat. Faktanya, banyak sarjana yang masih belum terserap pekerjaan. Keluaran dari setiap kampus semakin membeludak sementara yang terserap tidak seimbang. Untuk itu, skill entrepreneurship amat dibutuhkan guna menciptakan ladang pekerjaan, setidaknya menjadi mahasiswa yang bermental entrepreneurship merupakan modal dalam merespon persaingan global”, tambahnya.

KULIAN UMUM ISNU PUSAT 2
Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian cindramata oleh kedua belah pihak, yang mana Cak Ali memberikan buku yang ke-16 dari 19 karyanya kepada Rektor IAIN Samarinda.#Arbain

News Feed