by

Perdana, FEBI Gelar Ujian Komprehensif dalam Bentuk Sidang Majlis

SAMARINDA IAIN NEWS,- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) merupakan fakultas yang tergolong muda namun telah banyak membawa perubahan signifikan bagi IAIN Samarinda. Salah satu wujud nyata perkembangan yang dilakukan oleh fakultas ini adalah dengan banyaknya jalinan kerjasama dari berbagai lembaga internal maupun eksternal yang bergerak di bidang perekonomian dan bisnis Islam. Tidak hanya itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) juga menjadi mercusuar bagi pertumbuhan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam perekonomian dan bisnis Islam di Kalimantan Timur.

Hari ini, Rabu (04/4/18) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melakukan Ujian Komprehensif perdana melalui Sidang Majlis yang dinahkodai oleh Dr. Bambang Iswanto, MH, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berserta para dosen dan satuan unit kerja yang berlangsung selama dua hari dengan jumlah mahasiswa lima puluh orang yang diselenggarkan di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Penyelenggaraan Ujian Komprehensif ini dilakukan dalam dua model yaitu Ujian Tertulis dan Ujian Lisan. Ujian tertulis ini beracuan pada rumpun keilmuan yang selama ini telah dipelajari oleh mahasiswa. Sehingga dengan begitu mahasiswa dapat memiliki kesiapan yang mantap dalam menghadapi Ujian Komprehensif. Mahasiswa diberikan kisi-kisi dengan mempelajari buku maupun jurnal dengan cara mereview dan menuliskan ulang apa yang telah dibaca sehingga hal ini dapat mempermudah mahasiswa dalam memahami apa yang telah dipelajarinya. Dengan begitu ketika menghadapi ujian lisan mahasiswa sudah siap dan mampu dalam menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan oleh Majelis Ujian Komprehensif.

FEBDekan FEBI, Dr. Bambang Iswanto, MH, mengungkapkan, “Ujian komprehensif ini merupakan ujian perdana bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Untuk dapat tetap menjaga kualitas pemahaman mahasiswa tentang keagamaan,keilmuan, dan metodelogi. Untuk itu, apa yang mereka review berdasarkan kisi-kisi yang telah diberikan itulah yang akan menjadi indikator dalam ujian lisan. Sehingga pertanyaan yang diberikan masih tetap pada koridor rumpun keilmuan dari masing-masing dosen penguji yang ada dalam Sidang Majlis Ujian Komprehensif”, ungkapnya.#Arbain.

News Feed