by

HUMAS IAIN Samarinda Hadiri Workshop Membangun Branding Syariah PTKIN

IAIN SAMARINDA NEWS,- Kampus merupakan tempat lahir dan hadirnya civitas kademika yang berkualitas. Berkualitasnya suatu lembaga kampus tentunya tidak lepas dari peran serta seluruh komponen yang senantiasa bersinergi dalam mewujudkan visi dan misi lembaga sehingga tujuan yang dinginkan bersama dapat segera terwujud.Tidak hanya itu, merespon perkembangan zaman era digital dewasa ini sangat dibutuhkan peran humas dalam memperkenalkan brand lembaga di masyarakat luas. Humas menjadi corong central yang mampu meningkatkan kualitas kampus khususnya dalam menjalin hubungan emosional dengan pelanggan pendidikan (masyarakat) agar menentukan pilihan atau jatuh hati pada lembaga tersebut. Untuk itu, perlu suatu ilmu dan strategi jitu dalam menciptakan branding kampus yang nantinya dapat melekat bahkan terpahat di hati masyarakat luas. Salah satu upaya itu, humas IAIN Samarinda mengikuti Workshop Membangun Branding Syariah PTKIN yang diselenggarakan oleh Hubungan Kerja Sama Biro Humas, Data dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI bekerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang digelar selama 4 hari dimulai dari hari Selasa sampai dengan hari Jum’at yang dilaksanakan di Cavinton Hotel, Jl.Let.Jen.Suorapto, No.1 Ngampilan Yogyakarta (10-13/18).

IMG-20180410-WA0125
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Yudian Wahyudi, PhD sekaligus memberikan penguatan tentang branding bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang ada di Indonesia terutama mampu memberikan branding image pada lembaganya agar mudah dikenal dan dikenang di hati masyarakat luas.

“Branding itu penting bagi PTKIN, karena tanpa adanya branding maka kampus tak memiliki kekhasan. Kampus bisa dikenal dan dikenang jika ia memiliki kekhasan yang berbeda dibandingkan kampus lainnya”, ujar Rekor UIN SUKA yang begitu fenomenal ini.

Ia pun menambahkan, “Membranding PTKIN yang berbasis Syariah dalam artian menghidupkan teologi digital merupalan hal penting dalam merespon perkembangan zaman masa kini. Teologi digital yaitu menghadirkan Tuhan kepada pelanggan pendidikan”, tambahnya.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh 45 PTKIN yang ada di seluruh Indonesia baik dari Sabang sampai Marauke.

Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan humas untuk dapat kreatif dan inovatif dalam membrandingkan kampusnya tetapi juga mampu menjadikan branding kampus itu untuk dapat memikat dan mengikat hati pelanggan pendidikan dengan berbagai keunggulan dan kekhasan yang dimilikinya. Dengan begitu, kampus yang bereputasi akan segera dimiliki dan menjadi kepercayaan di hati masyarakat luas.#Arbain

News Feed