Lembaga Harapkan Kontribusi Nyata Peserta Magang Jurnalistik 2018

magang

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Program pemagangan mahasiswa IAIN Samarinda di Surat Kabar Harian Koran Kaltim telah usai dan resmi dilakukan penutupan oleh Rektor IAIN Samarinda pada Rabu siang (09/05/2018).

Program pemagangan ini merupakan bentuk kerjasama antara lembaga dengan Koran Kaltim dalam rangka mencetak para akademisi yang tidak hanya pandai dalam membuat makalah tapi juga handal di bidang jurnalistik.

“Untuk mencetak akademisi yang matang secara keilmuan dan handal di bidang jurnalistik itu tidaklah mudah. Butuh perjuangan untuk menghadapi segala tantangan, namun dengan program kerjasama pemagangan ini kita yakin akan muncul para jurnalis yang juga seorang akademisi,” ungkap Rektor IAIN Samarinda Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd.

magangg
Diharapkannya dengan kerjasama ini para peserta magang jurnalistik akan mampu memberi kontribusi positif bagi perkembangan lembaga maupun secara personaliti mahasiswa.

Desman Minang Edianto selaku Pemimpin Redaksi Koran Kaltim menyatakan pihaknya telah maksimal dalam memenuhi memenuhi kebutuhan pengetahuan ilmu jurnalistik para peserta magang.

“Ilmu tentang jurnalistik baik kewartawanan, layout maupun teknik wawancara yang baik sudah kami tularkan pada peserta magang,” tuturnya.

Dari penuturannya diperoleh informasi bahwa peserta magang dari IAIN Samarinda di media massa yang dipimpinnya sudah dibekali dengan pengalaman meliput. “Kita sebar mahasiswa magang jurnalistik ini di empat desk yakni kriminal, politik, olahraga dan di kantor pemerintahan seperti Pemprov Pemkot,”sebutnya.

Untuk keberlanjutan magang ini lanjut Desman, Koran Kaltim siap untuk membuka ruang publikasi bagi mahasiswa magang untuk menjadi kontributor.

Fachri Aziz didampingi Miftahul Jinan mengaku sangat senang dengan adanya program pemagangan di media massa harian Koran Kaltim. Menurut ke duanya waktu dua bulan yang diberikan lembaga untuk belajar jurnalistik tidaklah cukup. “Masih banyak hal yang perlu kita pelajari dalam dunia jurnalistik ini. Namun dengan konsistensi yang baik untuk belajar jurnalistik kita yakin akan dapat menjadi jurnalis profesional,” ungkap keduanya.#tamam
mag