by

Tolak Terorisme, Ormawa IAIN Samarinda dan Mahasiswa Lintas Agama Nyatakan Sikap

SAMARINDA, LPM CAKRAWALA – Menanggapi peristiwa teror bom yang terjadi di daerah Surabaya pada Mei lalu, mendorong kalangan mahasiswa untuk melakukan pernyataan sikap perlawanan terhadap aksi teror. Tak hanya tinggal diam, Aliansi Mahasiswa IAIN Samarinda yang terdiri dari Ormawa Internal dan Eksternal bersama dengan Mahasiswa Lintas Agama lainnya menggelar aksi damai dalam bentuk Khubah Perdamaian sebagai bukti penolakan aksi terorisme, Selasa (22/5) di Lapangan Kampus 1 Jalan Abul Hasan.

maha (4)
Dihadiri oleh delegasi Ormawa Internal, Eksternal, dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Khutbah Perdamaian ini diawali dengan beberapa sambutan dari perwakilan organisasi eksternal dan sambutan Presiden Mahasiswa IAIN Samarinda, Ficky Yossi Ardiles. Dilanjutkan dengan pembacaan puisi dan penampilan dari UKM Seni dan Musik.

Tiba pada acara inti, beberapa perwakilan mahasiswa maju ke depan untuk membaca pernyataan sikap yang disertai dengan penandatanganan di atas spanduk sebagai bukti penolakan terhadap aksi terorisme. Acara ditutup dengan buka puasa bersama seluruh mahasiswa yang hadir di Ruang Auditorium.
maha (1)

Tak hanya peryataan sikap semata, Yossi mengungkapkan aksi damai ini akan dilanjutkan dengan dialog dan diskusi lintas agama. “Setelah ini kita akan adakan dialog dan diskusi agar keutuhan persaudaraan tetap terjaga,” katanya.

Dia juga menyampaikan pesan untuk seluruh mahasiswa agar mampu mengubah stigma masyarakat terkait arti Jihad yang sesungguhnya, terlebih IAIN Samarinda adalah kampus berbasis Islam. “Jangan sampai orang beranggapan bahwa terorisme adalah islam. Yang perlu kita tekankan adalah terorisme bukan berlandaskan agama, karena tidak satupun agama yang mengajarkan hal tersebut,” tutupnya. (sky)

News Feed