by

Semangat Belajar AL-Qur’an, 600 Mahasiswa ikuti PETABA UKM JQH

SAMARINDA IAIN NEWS,- Unit Kegiatan Mahasiswa Jam’iyyahtul Qurra’ wal Huffadz (UKM JQH) kembali lakukan Penerimaan Anggota Baru sekaligus Orientasi Pengurus (PETABA dan MOP) Minggu (16/9/2018) di Masjid Sultan Sulaiman kampus II IAIN Samarinda dan akan dilanjutkan rangakaian Masa Orientasi Pengurus (MOP) pada tanggal 26 September 2018.

jumlah peserta mencapai 600 orang yang nantinya akan terbagi dari beberapa Devisi kegiatan, termasuk tilawah, tahfidz, tahsin, tafsir dan kaligrafi.

Mustika Sari merupakan organisatoris UKM JQH sekaligus sebagai ketua panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sejak terbentuknya panitia hingga dibubarkannya paska acara nanti. Mustika juga melaporkan bahwa peserta kali ini mencapai 600 anggota dari berbagai macam peminat, termasuk peminat Tilawah, Tahfidz, Tafsir, Tahsin dan Kaligrafi.

“saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dari siang dan malam demi mensukseskan penyambutan anggota baru, Alhamdulillah kali ini peminat ukm jqh membludak dengan jumlah 600 calon anggota baru, harapannya setelah ini seluruh anggota yang bergabung dalam ukm jqh agar tetap bertahan untuk mengikuti kegiatan proses belajar mengajar sesuai dengan golongan yang diminati, mudah-mudahan teman-teman baru nantinya bisa Istiqomah mengikuti kegiatan UKM JQH dan mampu mengamalkan Al-Qur’an dengan baik”. tutup Mustika dengan Do’a


Senada dengan hal itu Dr. Hj. Noorthaibah, M. Ag selaku wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan kerjasama melalui Syarifaturramatullah, M. Pd dan juga sekaligus sebagai pembina UKM JQH menyampaikan agar nantinya mampu Istiqomah belajar di UKM JQH meskipun dengan padatnya aktivitas perkuliahaan, beliau juga menuturkan bahwa belajar dibangku kuliah belum cukup, oleh karenanya organisasi juga sangat penting di dalamnya banyak hal yang dipelajari apa yang tidak dipelajari di bangku kuliah.

“Al-Qur’an merupakan kitab yang sangat mulia silahkan anda belajar di organisasi UKM JQH ini yang memang difokuskan untuk mengkaji Al-Qur’an, tidak seharusnya menjadi mahasiswa cuman datang ke kampus untuk belajar di kelas, akan tetapi organisasi juga penting untuk mengasah mental dan bakat yang dimiliki karena pada hakikatnya diorganisasi tempat kita belajar bersosialisasi, belajar berbicara didepan orang banyak serta tempat mengasah bakat kita yang mana hal ini tidak dipelajari dalam kelas perkuliahaan” tutur Syarifaturrahmatullah.

Media saat menemui Zaenal Mustofa di markas UKM JQH, Mustofa mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah menghidupkan kaderisasi, mengajak kawan-kawan mahasiswa untuk berorganisasi di internal kampus khususnya pada UKM JQH. Dengan berbagai macam latar belakang asal sekolah para peminat UKM JQH, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris ini pun dengan nada optimis menyampaikan kepada media, membludaknya peminat JQH 2018 beliau memastikan tidak ada satupun yang membawa paham radikal masuk ke organisasi Islam IAIN Samarinda ini, karena UKM JQH merupakan organisasi yang berlandaskan Ahlusunnah wal jama’ah dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.


“saya ucapkan terimakasih kepada sahabat-sahabat Qur’ani yang telah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai panitia, bukan hal yang biasa-biasa saja dengan 600 peserta bagi saya adalah hal kesuksesan tersendiri bagi sahabat panitia, dan yang menjadi tugas kita bersama nantinya adalah bagaimana kemudian paska penerimaan ini kita sama-sama adakan terus follow up secara continue termasuk menjalankan kegiatan rutinitas kita sebagai keluarga Jam’iyyahtul qurro wal huffadzh setiap akhir pekan, dengan membludaknya anggota baru tahun 2018 tentu mereka dari berbagai macam latar belakang asal sekolah dengan pola pikir yang berbeda-beda, oleh karenanya kami sampaikan bahwa ukm jqh merupakan organisasi islam IAIN Samarinda yang berlandaskan Ahlusunnah wal jama’ah serta sangat menunjang tinggi nilai-nilai Pancasila” tegas Mustofa.(Idris)

News Feed