by

Program PINTAR Tanoto Foundation Latih Dosen LPTK Mitra

SAMARINDA, IAIN NEWS,-Sebanyak 76 Dosen pada IAIN Samarinda dan Universitas Mulawarman mengikuti pelatihan pembelajaran aktif dan manajemen berbasis sekolah, Sabtu s/d Senin (04/03/2019).


Affan Surya selaku Koordinator Wilayah Regional Kaltim menyebutkan pelatihan pembelajaran aktif dan manajemen berbasis sekolah bagi dosen-dosen LPTK Mitra ini merupakan hasil kerjasama antara Tanoto Foundation bersama IAIN Samarinda dan Universitas Mulawarman.

“Tujuan dari pelatihan ini agar lembaga pencetak guru dapat mengaplikasikan pembelajaran aktif kepada mahasiswanya. Sehingga dengan begitu para calon guru ke depannya dapat mengaplikasikan pembelajaran aktif kepada anak didiknya demi kualitas pembelajaran yang maksimal,” ungkap Affan Surya.

Ia juga berharap para dosen peserta pelatihan ini dapat menerapkan apa yang didapat semasa pelatihan dalam proses pembelajaran yang dilakukannya di kelas. Baginya meningkatnya kualitas pendidikan akan menopang berkembangnya potensi yang dimiliki oleh anak. Jika potensi telah berkembang dengan baik peluang meraih kehidupan yang lebih baik akan tercipta di masa depan.


Diketahui selama pelatihan tiga hari itu para dosen-dosen mendapatkan pelatihan pembelajaran aktif dengan program PINTAR.

Metode pembelajaran aktif tersebut dianggap akan mampu mengembangkan potensi peserta didik dalam menghadapi era revolusi industry 4.0.

Semasa pelatihan para dosen tidak hanya sekadar menerima teori. Tapi signifikan pelatihan lebih kepada simulasi di kelas dan praktik langsung ke mahasiswa di FKIP Universitas Mulawarman di Jalan Bangeris Samarinda.

Rektor IAIN Samarinda Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd melalui Dr. Khojir, M.Si berkesempatan menutup acara pelatihan pembelajaran aktif dan manajemen berbasis sekolah di Hotel Haris Samarinda. Menurutnya pelatihan semacam ini sangat baik demi pengembangan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh dosen di kelas.


“Semoga acara semacam ini dapat berjalan berkelanjutan. Demi menopang kualitas pendidikan di Kaltim,” ungkapnya.#tamam

News Feed