by

Pemilu 2019 Bebas Hoax

SAMARINDA, IAIN NEWS,-Maraknya berita hoax di media sosial saat ini mulai mengkhawatirkan. Sebab dapat memberikan informasi yang tidak jelas sumber dan keakuratannya namun sudah diterima oleh masyarakat. Pagi ini di Auditorium Kampus I, Jl.Abdul Hasan, Samarinda (Selasa, 09/04/19) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Samarinda menggelar Seminar Informasi dengan tema Menangkal Pemberitaan Hoax di media, kegiatan ini merupakan upaya dalam memberantas berita berita hoax yang sudah marak di berbagai media saat ini.

Dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda dengan diwakili oleh H. Bunyamin, Lc., MA selaku Wakil Dekan III FUAD. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa sebagai mahasiwa harus cerdas dalam menanggapi berita yang tersebar di media media di era millenial ini.

“Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat tepat untuk saat ini, apalagi sebentar lagi juga akan digelar Pemilu, karena hoax ini adalah masalah terbesar di masyarakat saat ini karena dapat memecah belah persatuan dan kebersamaan kita. Jadi kita harus pintar dalam memilih informasi di berbagai media,” ungkap wakil Dekan III FUAD.

Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dan mendatangkan narasumber Miftahur Ridho, M.Si selaku Dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Samarinda, Abdul Khohar MT. S.Pd selaku Bawaslu Kal-Tim dan Bawon Kuatno S.Kom selaku Komisioner KPID Kal-Tim dan Polresta Samarinda. Diikuti oleh sekitar 50 orang peserta dari IAIN Samarinda serta beberapa kampus di Samarinda.

Miftahur Ridho, M.Si mengungkapkan bahwa Hoax adalah membuat kebohongan dengan sangat baik untuk menutupi sebuah kebohongan.

Bawon Kuatno S.Kom menyampaikan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah memberikan pedoman bagi lembaga lembaga penyiaran (televisi dan radio) dalam memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak ada berita bohong, fitnah, sadis dan sebagainya. Dan masyarakat dapat melaporkan lembaga penyiaran yang menyampaikan berita hoax ke KPI atau KPID.#Yusron

News Feed