by

Badrut Tamam, M.Pd.I Berlaga di World Muslim Conference

-IAIN Samarinda-1,009 views

Kuala Lumpur, IAIN NEWS,- Kiprah di kancah internasional kembali dilakukan salah satu dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda, Kalimantan Timur. Dia adalah Badrut Tamam, M.Pd.I.

Badrut Tamam merupakan dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) serta Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Samarinda terpilih sebagai delegasi pada 1st World Muslim Conference (WMC) 2019 di Kuala Lumpur Malaysia pada 10-12 Mei 2019.

Dari penuturan dosen yang gemar menulis ini diketahui bahwa World Muslim Conference (WMC) 2019 merupakan konferensi muslim dunia yang diinisiasi oleh STUDEC International bersama International Institute for Halal Research and Training, International Islamic University Malaysia (INHART IIUM).

“World Muslim Conference ini mempunyai tema Empowering youth muslim, pursuing global peace leading to be the world changemakers. Sesuai temanya maka konferensi ini diharapkan dapat menjadi wadah yang dapat menyatukan para pemimpin muda muslim untuk dapat berkontribusi dalam menjaga kedamaian dunia,” tutur Badrut Tamam, M.Pd.I.

Menurutnya sudah saatnya para pemuda muslim untuk bergerak dan menjadi duta perdamaian dunia. Hal ini penting mengingat berbagai tragedi kemanusiaan yang mengatasnamakan agama belakangan banyak terjadi di berbagai belahan dunia.

Selain menghadirkan para pembicara internasional dengan berbagai multi talentanya, WMC juga dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti sesi konferensi dan diskusi tentang berbagai issue keagamaan dan efeknya di masa depan. Selain itu akan ada sesi presentasi dari berbagai delagasi dari seluruh dunia tentang ide mereka tentang peran pemuda muslim guna menciptakan kedamaian dunia.

“WMC juga dikolaborasikan dengan berbagai kegiatan menarik seperti master class session, global innovation pitch, youth muslim leader in action dan muhasabah session & awarding,” ujarnya.

Atas kiprahnya di kancah internasional tersebut, Badrut Tamam, M.Pd.I mengaku harus banyak belajar kembali.

“Sangat bersyukur. Karena melalui kegiatan ini saya dapat belajar banyak tentang bagaimana seharusnya pemuda muslim dunia berperan dan berkontribusi nyata di lingkungan masyarakat yang heterogen. Selain itu sangat bersyukur dapat membawa nama lembaga di kancah internasional,” ujarnya.#

News Feed