by

Kembali Ukir Prestasi, Mahasiswa IAIN Samarinda Ikuti Pertukaran Pemuda ke Korea

SAMARINDA, IAIN NEWS,-Banyak mahasiswa yang ingin mencoba belajar di luar negeri, salah satunya dengan mengikuti program pertukaran pemuda. Tapi, banyak juga yang beranggapan bahwa mengikuti program pertukaran pelajar atau pertukaran pemuda antarnegara terbilang sulit.

Tapi tidak bagi Didi Nurazman. Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Samarinda ini berhasil menyikapi kesulitan yang banyak ditakuti mahasiswa tersebut.

Kini mahasiswa asal Sembakung Kalimantan Utara tesebut tengah berada di Korea dengan mengikuti program pertukaran pemuda antar negara yang disebut Indonesia- Korea Youth Exchange Program (IKYEP) 2019.

“Sebenarnya enggak begitu, kok. Insyaallah mudah. Tapi kadang bukan kesulitan yang yang membuatmu takut tapi ketakutan yang membuatmu sulit untuk maju,” ujar mahasiswa berprestasi IAIN Samarinda tahun 2018 ini.

Diketahui IKYEP merupakan salah satu Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPPAN) 2019 besutan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang bermitra dengan negara-negara sahabat.

Melalui PPPAN, Kemenpora mencari Duta Muda Indonesia untuk mengikuti program pertukaran pemuda dengan negara-negara sahabat seperti Australia, Kanada, Korea, Jepang, Malaysia, dan negara-negara ASEAN.

“Siapa saja bisa ikut program ini, asalkan memenuhi syarat dan kriteria Kemenpora,” ucap Didi.

Memangnya, apa saja sih persyaratan ikut PPPAN ini?


Didi menyebutkan untuk syarat umum, harus menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan mendaftar di provinsi sesuai KTP kalian. Pelamar juga harus sehat jasmani dan rohani, belum menikah dan memiliki pendidikan terakhir SMA/sederajat.

Selain itu, juga harus memiliki wawasan luas mengenai Indonesia dan dunia internasional, memiliki kemampuan seni dan budaya, aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan serta belum pernah mengikuti PPAN Kemenpora RI.#

News Feed