2 Dosen IAIN Samarinda Berhasil Lolos Seleksi Menjadi Reviewer Nasional Penelitian Kemenag RI

SAMARINDA IAIN NEWS,- IAIN Samarinda merupakan salah satu kampus peradaban yang masuk dalam urutan ke- 24 dari 54 Pemeringkatan PTKI Negeri se-Indonesia Tahun 2016 yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Tidak hanya itu, IAIN Samarinda juga patut berbangga hati karena 2 orang dosen IAIN Samarinda masuk dalam Reviewer Nasional Riset Dosen PTKI pada kegiatan Temu Konsultasi Jaringan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di Tanggerang, Senin-Rabu (27-29/11/2017).

Dalam kegiatan Temu Konsultasi Jaringan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat ini, dua orang dosen perwakilan dari IAIN Samarinda berhasil lolos seleksi dalam Reviewer Nasional Riset Dosen PTKIN yaitu: Dr. Umar Fauzan, M.Pd., dan Dr. Alfitri, M.Ag, PhD. Yang mana kedua dosen ini produktif dan aktif dalam berbagai kegiatan Jurnal Penelitian baik skala nasional maupun internasional. Kriteria seleksi menjadi reviewer nasional tidaklah mudah, ia harus memiliki gelar akademik Doktor dan telah memiliki 2 jurnal yang bereputasi.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag membentuk reviewer nasional untuk setiap penelitian yang akan dilakukan oleh dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Pembentukan reviewer ini bertujuan agar dapat menjaga kualitas penelitian di PTKI.

Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin mengatakan bahwa keberadaan reviewer dalam proses penelitian sangat penting dalam rangka pengendalian dan pengawasan penelitian.

“Reviewer setidaknya memastikan bahwa proposal yang diajukan para peneliti dalam rangka memproduksi ilmu pengetahuan. Selain itu, dari aspek originalitas karya, aspek kemanfaatan, dan juga potensi untuk dipublikasikan”, ungkap Dirjen Pendis, Kamaruddin Amin.

Senada dengan ungkapan Dirjen Pendis di atas, Kasubdit Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Zain menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan visi dan misi dari calon reviewer untuk menjamin kualitas penelitian di lingkungan PTKIN.

“Para reviewer diharapkan dapat memastikan kompetensi peneliti, isi atau substansi yang sesuai standar dan manfaat penelitian bagi para pengguna hasil penelitian”, kata Zain.

Mengenai hal ini, Rektor IAIN Samarinda, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd, juga turut mengapresiasi pencapaian yang telah berhasil ditorehkan oleh kedua dosen ini dalam pengembangan dan peningkatan mutu lembaga khususnya di bidang penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan adanya dua dosen IAIN Samarinda sebagai reviewer nasional di Kementerian Agama RI Pendidikan Islam ini, semoga kedepannya IAIN Samarinda bisa terus perpacu bersama-sama untuk terus memperbaiki kualitas lembaga khususnya di bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat guna terwujudnya kampus yang berperadaban Keislaman”, ungkapnya. #Arbain.

Be Sociable, Share!