LBH Fakultas Syariah IAIN Samarinda Lanjutkan MoU dengan PA Samarinda dan PA Tenggarong

SAMARINDA, IAIN NEWS,-Di awal tahun 2018 ini kembali Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fakultas Syariah (FASYA) IAIN Samarinda melanjutkan kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengadilan Agama Samarinda dan Pengadilan Agama Tenggarong dalam pelayanan bantuan hukum atau Pos Bantuan Hukum (Posbakum).

Penandatanganan MoU ke tiga lembaga itu dilakukan di ruang AFI Corner gedung Perpustakaan IAIN Samarinda. Disaksikan langsung oleh Rektor IAIN Samarinda dan Kepala Biro IAIN Samarinda serta para Wakil Rektor.

Dari Pengadilan Agama Samarinda dihadiri dan MoU ditandatangani langsung oleh Ketua PA Samarinda Drs. H. Syahruddin, SH. MH Turut serta mendampingi Panitera, H. M. Salman. S.Ag. SH. MH. Sekretaris Suryanata, SH.

Dari Pengadilan Agama Tenggarong dihadiri Panitera, Rumaifi, S.Ag dan Sekretaris, Hj. Tuti Saidah, SHI.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Samarinda Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd menyampaikan terimakasih kepada Pengadilan Agama Samarinda dan Pengadilan Agama Tenggarong atas kepercayaannya kepada IAIN Samarinda khususnya LBH Fasya sebagai mitra kerja dalam pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat pencari keadilan di Pengadilan Agama.

Rektor berharap kerjasama yang baik ini terus berlanjut ditahun tahun mendatang. Selain dapat memberdayakan alumni Fasya juga dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah di Fasya IAIN Samarinda.

“Alhamdulillah semoga silaturahim ini senantiasa terjalin. Kami atas nama lembaga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada LBH Fakultas Syariah untuk ikut memperjuangkan keadilan bagi masyarakat tanpa melihat ras maupun suku,”tuturnya.

Selanjutnya Ketua Pengadilan Agama Samarinda dan Tenggarong dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan bersyukur pula atas kelanjutan MoU ini. Dipilihnya LBH Fasya ini dinilai dapat menjaga netralitas dan benar benar memiliki niat ingin membantu masyarakat tanpa diskriminatif.

Lebih lanjut ia mengatakan Fakultas Syariah di seluruh Indonesia adalah induk dari Pengadilan Agama di negeri ini. Karna seratus persen para hakim di Pengadilan Agama adalah sarjana syariah. Untuk itu ia menghimbau agar para alumni Fakultas Syariah untuk lebih antusias dalam mengikuti tes calon hakim di lingkungan Mahkamah Agung. Baik Peradilan Agama maupun Peradilan Umum# Tamam

Be Sociable, Share!