Nostalgia: Prof. Abdul Hadi, MA Bertandang Ke Kampus I IAIN Samarinda

SAMARINDA IAIN NEWS,- IAIN Samarinda tidak hanya bertransformasi dari STAIN menjadi IAIN, akan tetapi IAIN Samarinda terus menggaungkan akan menuju UIN. Cita-cita menuju UIN ini bukan hanya pada tataran omongan belaka, akan tetapi IAIN Samarinda terus melakukan berbagai upaya konkrit untuk dapat mewujudkan cita-citanya menjadi satu-satunya UIN di Kalimantan Timur dan Utara. Tentunya transformasi STAIN, IAIN, dan segera akan menuju UIN ini tidak luput dari perjuangan dan dukungan berbagai pihak. Melihat berbagai progres tersebut, akhirnya IAIN Samarinda banyak memperoleh dukungan untuk dapat bertransformasi menjadi UIN. Kemarin, Rabu (10/1/2018) IAIN Samarinda mendapatkan kunjungan dari mantan ketua STAIN Samarinda yaitu Prof. Dr. Abdul Hadi, MA, berserta istri yang berlokasi di Kampus I, Ruang Direktur Pps IAIN Samarinda, Jl. Abul Hasan, Kota Samarinda.

Kunjungan Prof. Dr. Abdul Hadi, MA beserta istri ini disambut dengan baik oleh Rektor IAIN Samarinda dalam hal ini diwakili oleh Direktur Pascasarjana IAIN Samarinda, Dr. Muhammad Nasir, M.Ag beserta para ketua Prodi Program Pascasarjana serta para pejabat dan staf kampus I. Karena dalam waktu yang sama, Rektor IAIN Samarinda beserta Wakil Rektor sedang melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Agama RI untuk bertemu Menteri Agama RI terkait laporan kegiatan yang akan digelar pada tahun 2018 ini.

Kunjungan Prof. Abdul Hadi, MA ini tentunya sebagai jalinan silaturahmi, karena beliau bukan seseorang yang asing di IAIN Samarinda, beliau pernah menjadi ketua STAIN Samarinda pada beberapa tahun lalu. Meskipun beliau tidak lagi bertugas di IAIN Samarinda, tapi hubungan emosional dengan civitas akademika IAIN Samarinda terus terjaga hingga kini.

Dalam obrolannya dengan para pejabat yang hadir, beliau mengungkapkan bahwa progres IAIN Samarinda semakin nampak, dan gaungnya sudah sampai di mana-mana. Terlebih, kampus IAIN Samarinda sudah ada dua lokasi yaitu kampus I dan kampus II, dan dibukanya program pascasarjana semakin membawa perubahan yang besar bagi IAIN Samarinda.

“Saya yakin dan optimis, IAIN Samarinda akan mampu bertransformasi menuju UIN dan dapat menjadi kampus Islam terbesar di Kalimantan Timur dan Utara. Hal ini dapat dilihat dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Rektor IAIN Samarinda, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd bersama seluruh komponen civitas akademika serta didukung oleh seluruh pihak, sekali lagi saya optimis UIN sebagaimana yang dicita-citakan akan segera terwujud”, ungkapnya.#Arbain

Be Sociable, Share!