by

KENALKAN SISTEM PEMBELAJARAN, FTIK LAKUKAN ORIENTASI PENGENALAN AKADEMIK KEPADA MABA.

SAMARINDA- Tepat pada hari kedua kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) IAIN Samarinda, seluruh Fakultas menyampaikan materi yang berkaitan dengan Fakultasnya masing-masing, tak terkecuali Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Dalam kegiatan ini FTIK hadir pejabat dan staf yang ada di lingkungan FTIK, diantaranya: Wakil Dekan I Bahrani Badri, M.Pd, Wakil Dekan II Dr. Muchammad Eka Mahmud, M.Ag, Wakil Dekan III Dr. Zamroni, M.Pd, Kabag Jauhar Arfawi, M.Pd, Sekretaris jurusan Pendidikan Islam sekaligus kaprodi MPI, Siti Julaiha, M.Pd, Ketua Jurusan Bahasa yakni Moh. Mukhlis, M.Hum, dan sekretaris jurusan Pendidikan Madrsah Amelia Nur Aini, M.Pd.

Para pejabat lingkungan FTIK memberikan modal kepada mahasiswa baru tentang pelaksanaan kuliah agar berjalan dengan aman dan lancar, Bahrani Badri, M.Pd mengatakan bahwa dalam pelaksaan atau proses pembelajaran di tingkat perguruan tinggi sangat tergantung pada administrasi akademik, Bahrani yang menjabat sebagai WD I FTIK menjamin kepada mahasiswa untuk pelayanan akademik yang nyaman, aman dan lancar dengan syarat mahasiswa yang bersangkutan mengikuti apa yang sudah menjadi kebijakan Pimpinan FTIK, “Seluruh mahasiswa mendapat perlakuan yang sama dalam hal administrasi akademik apabila mahasiswa peka terhadap informasi kebijakan akademik, sperti jadwal akademik” tegasnya. “kami juga butuh masukan dan saran dari mahasiswa terkait akademik, apapun itu, demi peningkatan pelayanan kepada mahasiswa”.

Berbicara tentang pelayanan Muhammad Eka Mahmud selaku WD II FTIK pelayanan keuangan dan fasilitas perkuliahan pada mahasiswa, “tidak hanya dalam hal pelayanan akademik yang butuh masukan atau teguran, bidang administrasi umum dan keuangan juga butuh itu, seperti fasilitas kelas, semacam LCD, kursi, dll, sebagai bahan evaluasi kami dalam perencanaan” ujarnya.

Adapun Zamroni, sebagai WD III bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, beliau menyarankan kepada seluruh mahasiswa FTIk untuk aktif organisasi yang tersedia di lingkungan FTIK khususnya, maupun IAIN Samarinda. “Mahasiswa itu sangat berbeda dengan siswa, mahasiswa dituntut untuk berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, ilmu itu tidak hanya didapat dalam perkuliahan, bahkan saya jamin kalian akan mendapatkan ilmu lebih banyak dan bermanfaat dari berorganisasi” tegasnya. Kemudian Zamroni yang juga dikenal sebagai dosen paling akrab dengan seluruh mahasiswa FTIK itu menambahkan tentang keuntungan menjadi mahasiswa yang aktif, “jika sahabat-sahabat mahasiswa memiliki ide atau gagasan yang bagus dan menarik, kemudian dituangkan kedalam suatu wadah atau oraganisasi, kita akan mendapat apresisasi dari kampus, apapun itu bentuknya nanti, yang jelas itu hak dan kewajiban mahasiswa” tambahnya.

Selanjutnya, WD III itu juga menekankan kepada mahasiswa agar menyampaikan aspirasinya, dengan memperhatikan prosedur, “jika ada permasalahan tentang apapun dan dimanapun, mahasiswa harus mengikuti prosedur, tidak semerta-semerta turun kelapakan melakukan aksi, tapi bicarakan bil hikmah wa mau’izatul hasanah, keadaan sekarang dan dulu sangat berbeda jauh, sekarang kita lebih demokaratis, apapun yang disampaikan oleh mahasiswa akan segera ditindak lanjut oleh pimpinan lembaga.#fajri/muad/humas.

News Feed