by

MUI Kaltim Lepas 40 Kader Ulama Menuju Gontor

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Semua peserta pendidikan kader ulama Program MUI Kalimantan Timur harus berani berkorban demi ummat. Di daerah pedalaman sana salah satunya di Mahakam Ulu sangat dibutuhkan para ustadz yang mampu berdakwah dan mengayomi masyarakat. Sampai ada kejadian Salat Jumat tidak jadi karena tidak ada khatibnya, demikian disampaikan Ketua MUI Kaltim, KH. Hamri Has saat melepas kader ulama Kalimantan Timur di Kantor MUI Kaltim Jalan Harmonika Samarinda, Kamis (1/9/2016).

KH. Hamri Has dalam amanahnya menyampaikan bahwa dirinya gembira bisa melepas kader ulama Kaltim untuk belajar dan mendalami ilmu ke pesantren Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Dr. H. Akhmad Bukhari, M.Ag menyebutkan ada 40 peserta pendidikan kader ulama yang akan berangkat ke Gontor Ponorogo pada Minggu 4 September 2016. Program pendidikan dan kaderisasi ulama Kalimantan Timur oleh MUI Kaltim tahun ini akan berlangsung selama 6 bulan.

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kesediaan calon ulama Kaltim untuk menimba ilmu ke Gontor.

H. Mukhamad Ilyasin berpesan agar peserta pendidikan kader ulama mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan pesantren Gontor.

“Jangan lupa niat menuntut ilmu, lillahi ta’ala. Tidak ada hal luar biasa yang dapat diraih dengan cara biasa. Selamat belajar dan timba ilmu sebanyak mungkin dengan cara-cara yang luar biasa,” tutur H. Mukhamad Ilyasin.

Selain pelepasan peserta pendidikan ulama, MUI Kaltim juga mengagendakan penandatanganan surat kesepahaman bersama lembaga IAIN Samarinda.#Tamam dok pri

News Feed