by

Hari Ke Dua di Turki : WR II Bertemu Rektor Marmara University

ISTAMBUL, IAIN NEWS,- Delegasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari Indonesia yang tengah mengikuti penguatan manajemen keuangan di Turki, Selasa (22/11/2016) bertemu langsung dengan Prof. Dr. M. Emin Arat Rektor Marmara University.

“Kami sangat terbuka dan mengapresiasi kehadiran PTKIN di universitas kami,” tutur Prof. Dr. M. Emin Arat Rektor Marmara University didampingi Wakil Rektor bidang Akademik dan Dekan Fakultas Theology Prof. Dr. Ali Koze di ruang rapat Gedung Rektorat Marmara University Istambul, Turki.

Menurut rektor Marmara University itu, antara Indonesia dan Turki memiliki hubungan kesejarahan yang sangat erat salah satunya dalam penduduk muslim terbesar di dunia.

Prof. Dr. M. Emin Arat menambahkan bahwa Indonesia merupakan the real Islamic State (Negara Islam yang sesungguhnya) karena di sanalah peradaban Islam berkembang dengan sangat pesat dan tentunya dengan segala kekhususannya.

Rektor Marmara University Prof. Dr. M. Emin Arat berharap ke depan kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia akan lebih banyak lagi. Menurutnya Marmara University telah melakukan beberapa MoU dengan beberapa PTKIN di Indonesia, namun jumlah itu masih sangat minim.

Prof. Dr. M. Emin Arat melalui Wakil Rektornya menambahkan bahwa salah satu yang menjadi distingsi Marmara University dibanding universitas lainnya adalah sistem pendidikan di Marmara University menggunakan beberapa bahasa pengantar yakni Bahasa Arab, Perancis dan Jerman.

Namun demikian bahasa pengantar yang dimaksud lebih berbasis pada kompetensi keilmuan bidang studi yang dipilih mahasiswa. “Sebagai contoh Studi Theology bahasa pengantarnya adalah bahasa Arab, Ekonomi bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris, dan demikian pula bahasa Jerman, Perancis juga digunakan sebagai bahasa pengantar untuk disiplin ilmu tertentu,” jelas Prof Dr. M. Emin Arat.

Dalam kesempatan pertemuan dua negara itu terjadi perbincangan hangat terkait keberagaman budaya dan sistem pendidikan di negara Turki dan Indonesia.#Tamam

News Feed