by

Dr. Zurqoni, M.Ag, Hidup Itu Seperti Air

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Di balik lancarnya proses pendidikan akademik civitas akademika dan pengembangan lembaga IAIN Samarinda ada orang-orang dibelakangnya yang bekerja menyiapkan tiap detil target pencapaian.

Adalah Dr. Zurqoni, M. Ag dosen sekaligus Wakil Rektor I bidang akademik dan pengembangan lembaga yang sudah 4 tahun terakhir mempersiapkan, menyusun serta mengawasi detil proses pendidikan dan pengembangan lembaga.

Dalam sehari, pria kelahiran Lamongan 15 Maret 1971 di Desa Laren ini mengaku tidak kurang dari 3 sampai 4 pertemuan tiap hari dilakukannya untuk merencanakan serta mendukung proses pendidikan agar berkualitas secara keilmuan.

“Alhamdulillah kita selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti bagian akademik dan Lembaga Penjamin Mutu untuk menjaga kualitas pendidikan dan pengembangan lembaga IAIN Samarinda,” katanya.

Menjadi orang nomor satu yang mewakili Rektor IAIN Samarinda di bidang akademik, bukanlah pekerjaan yang mudah karena semua kebijakan terkait akademik harus dipertanggung jawabkan. Bapak dari dua anak, Neily Widya Alvianti dan Achmad Rezani Alfaizzein ini selalu teliti dalam menjalankan tugasnya. Sedikit saja kesalahan yang terjadi, hal tersebut dapat mempengaruhi mutu pendidikan IAIN.

Dengan resiko yang bisa dikatakan tinggi, Zurqoni sapaan akrabnya harus terus mengikuti isu yang terjadi, memperkaya wawasan dengan membaca dan meneliti untuk menunjang pekerjaannya.

Namun demikian pria yang pernah mengenyam pendidikan di MI Thoriqotul Hidayah Gendong pada 1984 ini sudah sangat terbiasa melakukan penelitian. Diakuinya jiwa meneliti yang dimilikinya sudah tumbuh sejak dirinya duduk di bangku sekolah dasar.

“Dari kecil saya terobsesi untuk menjadi peneliti yang handal dalam berbagai bidang, terutama pendidikan. Saya ingin mendharma baktikan diri bagi pengembangan pendidikan di negeri melalui kegiatan penelitian, ” tuturnya .

Diakui Dr. Zurqoni, M. Ag menjadi Wakil Rektor I bukanlah pekerjaan yang mudah. Meski demikian dirinya selalu optimis mampu mengatasi problematika pendidikan. “Jangan mempersulit diri atas segala urusan yang bisa dipermudah dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku, ” jelasnya.

Pria yang mudah akrab dengan orang baru ini memiliki konsep hidup pandai mensyukuri nikmat. Filosofi hidup yang dipilihnya adalah mengikuti ke mana air mengalir, yang berarti untuk mencapai suatu keberhasilan itu harus disertai ikhtiar dan perjuangan, namun hasil akhirnya tetap diserahkan kepada kehendak Allah SWT.

Untuk sampai di posisinya saat ini Dr. Zurqoni, M. Ag harus menghadapi berbagai ujian dan pengalaman hidup. Sebagaimana disampaikannya semenjak duduk di bangku sekolah dasar. Saat kelas 2 SD, dia mencari biaya sekolah sendiri melalui kegiatan berjualan aneka kue, mencari kayu bakar di hutan, menjadi buruh tani, bekerja sambilan di textil pertenunan. Tidak heran sejak kelas 4 SD dia mampu membuat beraneka macam sarung tenun, termasuk sarung sutera untuk diekspor ke luar negeri.

Setiap pagi hingga siang hari dia bekerja membuat sarung, siang hari belajar di sekolah, dan malam hari belajar di pondok pesantren sambil mengurusi beberapa organisasi kesiswaan, kemasyarakatan, dan kepemudaan. Kegiatan ini dijalaninya hingga lulus Madrasah Aliyah (MA).

Karier Dr. Zurqoni, M.Ag sebagai dosen diawalinya sejak tahun 1996 di IAIN Antasari (kini IAIN Samarinda), dosen STAI Sangatta (2007-sekarang), dan dosen Program Pascasarjana (2011-sekarang). Sedangkan pengalaman pekerjaan/jabatan antara lain sebagai Sekretaris Jurusan Tarbiyah IAIN Antasari (1997-1998), Sekretaris Program Diploma IAIN Antasari (1998-1999), Ketua Jurusan Tarbiyah IAIN Antasari (2001-2005), Pembantu Ketua Bidang Administrasi Umum STAIN Samarinda (2009-2013), dan Wakil Ketua Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga STAIN Samarinda (2013-2015), dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Samarinda (2015- sekarang).

Dr. Zurqoni, M. Ag yang juga merupakan Direktur Centre for Research and Educational Development (C-RED) memiliki beberapa karya tulis yang dimuat di berbagai Jurnal Ilmiah nasional maupun internasional. Selain itu WR I jebolan Program Doktor (S.3) PPs. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini juga memiliki banyak penelitian dan karya dalam bentuk buku.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah beberapa buku yang saya miliki dan sekarang sedang dalam tahap penyelesaian buku berjudul Metode Penelitian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan,” ungkapnya.

Untuk menunjang karirnya, Dr. Zurqoni, M.Ag juga aktif dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan. Pelatihan yang pernah diikutinya antara lain English & Arabic Intensive Course (1991), Resimen Mahasiswa (1994), Workshop for Lecturers Civic Education Program (2001), Training of Trainer (TOT) Learning Strategy of PTAI (2003), Training of Trainer (TOT) Effective Management System of PTAI (2004), Training Research & Analysis (2007), Traning of Education Assesment (2007), Training Quality Assurance in Higher Education (2009), Pentaloka Badan Hukum Pendidikan (2009), Pentaloka Manajemen dan Keuangan PTAIN (2010).

Dia juga terlibat aktif sebagai nara sumber kegiatan seminar dan workshop & training Penyusunan Kurikulum, Evaluasi Pendidikan, Supervisi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Metodologi Penelitian bagi guru, kepala sekolah, dosen, dan mahasiswa.

Pengalaman lain, sebagai pembicara Seminar Nasional Evaluasi Pendidikan di Jakarta, Pembicara dalam Islamic Education Conference di Yala Rajabath University (Thailand), menjadi tim penilai Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas teladan tingkat Provinsi Kaltim, dan tim penilai Penyuluh Teladan tingkat Provinsi Kaltim dan Kaltara.
Organisasi profesi, sosial dan keagamaan yang pernah digelutinya antara lain sebagai Wakil Ketua IPNU Kaltim, Pengurus ICMI Kota Samarinda, Pengurus BKPRMI Kaltim, Wakil Ketua ISNU Kaltim, Pengurus Dewan Pendidikan Kaltim, Anggota Himpunan Evaluasi Pendidikan (HEPI) Nasional, Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Kaltim, dan Perhimpunan Ahli Manajemen Pendidikan Indonesia (Peramupadi) Kaltim.#

News Feed