by

Penuhi Kebutuhan Pelayanan Hukum, Fakultas Syariah Launching BMC

SAMARINDA ,IAIN NEWS,-Fakultas Syariah bekerja sama dengan Himpunan Ilmuan dan Sarjana Syariah Indonesia Kaltim (HISSI) mengadakan Seminar Hukum sekaligus launching Borneo Mediation Centre (BMC) Kaltim, di Aula Kampus I IAIN Samarinda Jl.Abdul Hasan (Selasa, 30/05/19).

Seminar hukum tersebut mengambil tema “Perdamaian dan Harmoni dalam Islam: “Mediasi sebagai Resolusi Konflik di Masyarakat” dengan narasumber Drs. H. Mansur, SH, MH selaku wakil ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Timur, dan Al Fitri, M.Ag, LLM., Ph.D, dan dimoderatori H.Murjani, S.Ag., SH., MH.


Acara ini selain dikemas dengan seminar hukum juga dibarengi dengan launching Borneo Mediaton Centre Kaltim.

Dihadiri oleh ketua dan wakil ketua Pengadilan Agama di Kaltim, diantaranya PA Samarinda, PA Tenggarong, PA Penajam, PA Tanjung Selor, PA Bontang, PA Balikpapan, PA Berau, PA Tanah Grogot, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kaltim.

Hadir juga dari perbankan syariah antara lain Bank Kaltimtara Syariah, BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dr. Hj. Darmawati, M.Hum selaku ketua umum HISSI Kaltim dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran mediator dalam mengurangi penumpukan perkara khususnya di Pengadilan Agama. Oleh karena kehadiran BMC dengan mediator yang dimiliki sebanyak 20 orang yang sudah bersertifikat, diharapkan mampu memberikan sumbangsihnya dalam menekan angka percearaian.


Untuk itu kehadiran mediator bersertifikat diharapkan mampu mengisi kekosongan keberadaan mediator bersertifikat di PA di wilayah Kaltim.

Eksistensi BMC tidak hanya menangani sengketa di lembaga peradilan, namun diharapkan juga mampu menyelesaikan sengketa di lembaga keuangan dan industri yang mencari alternatif dispute resolution SCR non litigasi dengan pertimbangan efisiensi biaya dan waktu.

Seminar dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda melalui Wakil Rektor I Dr. Muhammad Nasir M.Ag. Dirinya mengapresiasi keberadaan BMC sebagai wadah pengabdian dan pelayanan IAIN Samarinda di Masyarakat dan menjadikan mediator ini sebagai resolusi konflik yang ada dimasyarakat saat ini.

“Saya sangat mengapresiasi Fakultas Syariah yang telah meluncurkan Borneo Mediation Center (BMC) ini sebagai wadah pengabdian dan pelayanan IAIN Samarinda di Masyarakat dan menjadikan mediator ini sebagai resolusi konflik yang ada di masyarakat saat ini,”ujarnya.

Dekan Fakultas Syariah Dr. Bambang iswanto, M. H menyebutkan BMC telah menyiapkan sedikitnya 9 mediator untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Dari pantauan media ini, mahasiswa Fakultas Syariah terlihat sangat antusias dengan seminar hukum ini. Dibuktikan keberadaan sekitar 150 mahasiswa dalam aula tersebut dari awal hingga acara berakhir tidak beranjak meninggalkan aula.#Yusron

News Feed