by

SIAP AKREDITASI: FTIK GELAR WORKSHOP PENYUSUNAN SOP

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda melaksanakan Kegiatan Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Workshop penyusunan persiapan akreditasi Prodi PAI dan MPI. Kegiatan dilaksanakan di Auditorium FTIK.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Samarinda Bapak Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. dihadiri oleh Jajaran pimpinan FTIK yakni Dekan FTIK Dr. M. Eka Mahmud, M.Ag, Wakil Dekan I Dra. Etty Nurbayani, M.Pd, Wakil Dekan II Dr. Suratman, M.Pd, Kabag TU Sukimin, M.Pd, dan seluruh pimpinan dari Ketua Jurusan Hingga Sekretaris Program Studi di lingkungan FTIK.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/07/2019). Dalam sambutannya Dekan FTIK Dr. M. Eka Mahmud, M.Ag menyampaikan pentingnya kegiatan ini agar peserta mampu mengelola tugas pokok, kewajiban dan fungsi masing-masing sesuai dengan tugasnya. “dengan agenda workshop penyusunan SOP ini menjadi harapan besar kami untuk memperkuat persiapan akreditasi program studi PAI dan MPI kedepan”.

Rektor IAIN Samarinda berharap dalam sambutannya sebelum membuka acara, agar kegiatan ini menjadi sangat penting untuk diikuti sehingga penyempurnaan SOP bisa terlaksana dengan baik. “harapan besar kita hari ini adalah SOP telah tersusun jadi dengan adanya kegiatan ini bisa menyempurnakan SOP yang telah tersusun dan dapat maksimal dalam menjalankannya”, jelas beliau sebelum membuka acara.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Hamdi Mayulu, M.Pd. dari Universitas Mulawarman. Beliau menyampaikan, bahwa SOP adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, di mana dan oleh siapa dilakukan. Ada beberapa prinsip penyusunan SOP yaitu;

Pertama, SOP harus ditulis secara jelas, sederhana dan tidak berbelit-belit sehingga mudah dimengerti dan diterapkan untuk satu kegiatan tertentu.

Kedua, SOP harus dapat menjadi pedoman yang terukur baik mengenai norma waktu, hasil kerja yang tepat dan akurat, maupun rincian biaya pelayanan dan tatacara pembayaran bila diperlukan adanya biaya pelayanan.

Ketiga, SOP harus dapat memberikan kejelasan kapan dan siapa yang harus melaksanakan kegiatan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dan sampai di mana tanggung jawab masing-masing pejabat/pegawai.

Keempat, SOP harus mudah dirumuskan dan selalu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan kebijakan yang berlaku. Dan, Kelima,SOP harus dapat menggambarkan alur kegiatan yang mudah ditelusuri jika terjadi hambatan. #Khalif

News Feed