by

Hadirkan Guru Besar UIN SUKA Prof. Dr. Phill. Al Makin, M.A. dalam Seminar Nasional FUAD IAIN Samarinda

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah menggelar Seminar Nasional yang mengusung tema Konseling dan Spiritualitas pada Masyarakat Multikultural, Rabu (23/10). Seminar ini bertempat di Auditorium Kampus 1 IAIN Samarinda.

Seminar ini dibuka oleh Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Perencanaan Dalam sambutannya beliau mengatakan terimakasih atas kedatangan Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., M.A. di kampus hijau ini.

“terimakasih kepada Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., M.A. yang berkenan hadir dikampus hijau ini untuk memberikan pencerahan bahwa kita manusia yang hidup penuh kehormatan dan hidup dalam perdamaian”. terang Prof Zurqoni dalam sambutannya.

Seminar Nasional ini menghadirkan Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., M.A. Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Randi M. Gumilang, M.Pd., Dosen Bimbingan Konseling Islam selaku Narasumber. Bertindak sebagai Moderator Miftahul Ridho, M.SI. dosen Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Samarinda.

Kegiatan ini dihadiri Seluruh Dosen FUAD, Mahasiswa FUAD serta kurang lebih 200 peserta dari berbagai Instansi, yaitu Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas 17 Agustus, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, dan Institut Agama Islam Negeri Palangkaraya.

Dalam penyampaian materi Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., M.A. Mengatakan bahwasanya pluralisme berdasarkan pada akar-akar teks klasik nusantara yang telah memiliki 1300 kepercayaan dalam memahami keberagaman, sehingga perlu membingkai pemahaman yang multikultural di masyarakat Indonesia.

“Bhineka Tunggal Ika, menjelajahi teologi pribumi tentang pluralisme berdasarkan pada akar-akar klasik nusantara” ungkapnya.

Selain itu, Randi M.Gumilang, M.Pd. juga menjelaskan beberapa point mengenai elemen pelayanan konseling yakni relasi terapeurik, saling berbagi cara pandang antara klien dengan konselor, ekspektasi klien untuk perubahaan yang positif, dan intervensi yang dipercaya baik oleh klien maupun konselor sebagai alat untuk sembuh. #ic/dw/pkl-kpi

News Feed