by

Dua Mahasiswa IAIN Samarinda Usai Laksanakan KKN Nusantara di Daerah 3T

-Mahasiswa-184 views

NUSA TENGGARA TIMUR, IAIN NEWS, Melihat kondisi masyarakat di daerah 3T (Tertinggal, terdalam, terluar), Kemenag RI menggandeng seluruh (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) PTKIN Se- Indonesia untuk berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi, sosial, budaya. Tahun 2020 merupakan tahun perdana di adakannya KKN ini, ada dua titik lokasi yang menjadi sasaran utama dalam bentuk pengabdian masyarakat, yaitu di Ambon dengan “tema Trauma Healing” dan Nusa Tenggara Timur dengan tema peace building (membangun keharmonisan)”.

Diikuti oleh 127 mahasiswa, KKN Nusantara didaerah 3T ini menggabungkan antara moderasi beragama dengan Metode Asset Based Community Development (ABCD). Sebagai satu-satunya PTKIN yang ada di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, IAIN Samarinda turut berpartisipasi mendelegasikan mahasiswa/i yang terpilih, yaitu Bagus Abdurrahim dari prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dan Faradilla Zulvanni Anggraini dari prodi Pendidikan bahasa Arab (PBA). Kedua mahasiswa tersebut akan mengaplikasikan ilmunya di Desa Bipolo Kec. Sulamu Kab.Kupang Prov. Nusa Tenggara Timur. Program ini berlangsung pada 7 Januari hingga 13 Februari 2020.

Mustamin M.Pd selaku Kepala pusat LP2M ( Lembaga Penelitian dan pengabdian masyarakat) berharap agar mahasiswa/I yang mengikuti KKN Nusantara di daerah 3T akan mengaplikasikan ilmunya sesuai dengan bidang keilmuannya dengan baik di masyarakat nantinya.

Dalam mengikuti KKN ini, Mahasiswa IAIN Samarinda dan beberapa mahasiswa dari PTKIN lain menginisiasi terlaksananya Festival Budaya dan Hari Tenun Ikat Desa Bipolo. Festival Budaya ini merupakan Festival Budaya yang Pertama kali di adakan di desa Bipolo yang jatuh pada 1 Februari.Kegitan ini diisi dengan rangkaian Lomba Fashion Show dengan mengusung Pakaian Adat dengan kreasi tenunan.

“Besar harapan kami, kedepannya pemuda pemudi Desa Bipolo dapat melanjutkan estafet perjuangan dengan melestarikan budaya melalui Festival Semarak Budaya Bipolo di tahun-tahun berikutnya”. Ungkap Faradilla Zulvanni Anggraini. #HumasIAINSmd

News Feed