by

Menghadapi Moderasi Beragama, IAIN Samarinda gelar Kuliah Umum bersama Prof. Dr. K. H. A. Samsul Bahri Andi Galigo, M. A.,

SAMARINDA, IAIN NEWS,- IAIN Samarinda menggelar Kuliah Umum bertemakan “Penguatan Moderasi Beragama Melalui Nilai Nilai Ahlussunah Wal Jamaah (ASWAJA) bersama Prof. Dr. K. H. A. Samsul Bahri Andi Galigo, M. A. selaku Guru Besar Universitas Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB) Brunei Darussalam, dan Ketua Umum PB. DARUD Dakwah WAL IRSYAD (DDI). Senin,(3/02/2020) di Gedung Auditorium 22 Dzulhijjah

Dihadiri oleh Rektor IAIN Samarinda, Wakil Rektor I, II dan III, KARO AUAK, serta sivitas akademika IAIN Samarinda. Kuliah Umum ini diawali dengan Penandatanganan MoU antara IAIN Samarinda dengan Pengurus Besar Darud Da’wah Wal Irsyad, dan IAIN Samarinda dengan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Kalimantan Timur.

Rektor IAIN Samarinda, H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd., dalam Sambutannya diawali dengan “pantun burung elang terbang tinggi lalu hilang dalam pandangan kita, selamat datang Prof syamsul Bahri dan bapak Fauzi Ahmad dikampus IAIN Tercinta”. Sambutnya

Rektor dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Moderasi Beragama akan menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2025.

“Hal ini dirasakan penting karena kehidupan sosial keagamaan kita yang kian diwarnai oleh menguatnya politik identitas yang memecah belah, intoleransi, melemahnya ideologi bangsa dan semacamnya”. Ungkapnya. Prof. Dr.K.H. A. Syamsul Bahri Andi Galigo, M. A., dalam pemaparannya memiliki beberapa point penting, diantaranya ;

“Moderasi Beragama dengan Nilai Nilai Ahlussunah ini tidak bisa dipisahkan, karena Nilai Nilai yang terdapat pada Ahlussunah Wal Jamaah berperan penting dan selaras dengan perkembangan Zaman”.

“Umat Islam semestinya memahami Fiqih prioritas. Umat Islam yang bersikap moderat sudah semestinya mampu memahami apa yang wajib dan bukan. Di samping memahami mana yang dasar atau pokok (ushul) dan mana yang cabang (furu). Karena di zaman sekarang banyak tersebar berita berita hoax yang dapat memberikan pemahaman yang salah”. Paparnya. #HumasIAIN

News Feed