by

Antisipasi Covid-19, IAIN Samarinda Melakukan Kuliah Online Hingga Tunda Wisuda

SAMARINDA. IAIN NEWS, Penyebaran Virus Covid-19 telah meluas ke berbagai belahan dunia,  tidak terkecuali Indonesia. Sebagai salah satu daerah terdampak Covid-19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan rapat  koordinasi dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kalimantan Timur. Dilaksanakan di Hotel Senyiur, Senin, 16 Maret 2020. Dalam rangka mengantisipasi penyebaran covid-19 Pemerintah Provinsi  Kaltim mengambil langkah pembatasan kegiatan dengan istilah Local Lockdown Covid-19. Keputusan diberlakukan mulai tanggal 17 – 31 Maret 2020 (14 hari).

Pembatasan kegiatan yang dimaksudkan oleh pemerintah provinsi tidak hanya untuk pegawai kedinasan tetapi seluruh khalayak masyarakat Kaltim. Keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sesuai dengan arahan Presiden untuk membatasi kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Keputusan tersebut juga selaras dengan surat edaran Menteri Agama RI tentang kewaspadaan dini, kesiapsiagaan, dan pencegahan terhadap infeksi virus covid-19. Berdasarkan surat edaran Menteri Agama RI. tersebut, seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam membuat edaran terkait tindakan antisipasi pencegahan infeksi Covid-19 di Lingkungan PTKIN termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda.

IAIN Samarinda telah mengeluarkan surat edaran dengan nomor: B-1223/In.18/1/HM.01/03/2020 tentang Kewaspadaan Dini, Kesiapsiagaan, Serta Tindakan Antisipasi Pencegahan Infeksi Covid-19 dengan langkah-langkah mengurangi kegiatan akademik yang dilakukan dengan tatap muka diganti dengan system Dalam Jaringan (Daring)/e-learning yang telah disediakan oleh IAIN Samarinda, kegiatan akademik yang mengumpulkan orang banyak agar ditunda pelaksanaannya hingga batas waktu yang belum ditentukan, menunda kegiatan perjalanan dinas baik luar negeri maupun dalam negeri, sampai kegiatan wisudapun ditunda hingga muncul surat edaran lebih lanjut dari pihak kementerian untuk melanjutkan aktifitas seperti biasa dan yang paling penting tetap tenang dan jaga kesehatan serta memeriksakan diri jika merasa kurang sehat.

“IAIN Samarinda telah mengambil langkah untuk melaksanakan Kewaspadaan dini, kesiapsiagaan, serta tindakan antisipasi pencegahan infeksi covid-19 di lingkungan IAIN Samarinda dengan mengeluarkan surat edaran agar seluruh pegawai, dosen, dan mahasiswa tetap dalam koridor tidak panik dan tetap menjaga kesehatan serta pola hidup sehat, jika merasa sakit langsung periksakan diri ke puskesmas/rumah sakit terdekat” Jelas WR I Dr. Muhammad Nasir, M.Ag. saat di konfirmasi oleh media ini.

News Feed