by

DEMA FUAD IAIN Samarinda Tetap Laksanakan Kegiatan di Tengah Bulan Ramadhan Dan Pandemi Covid-19

-Mahasiswa-153 views

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan tahun ini cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika pada bulan Ramadhan sebelumnya selalu diisi dengan berbagai ibadah yang semarak, sekarang terkesan sunyi. Jika sebelumnya langgar, musholla dan masjid selalu ramai dengan kegiatan sholat tarawih berjamaah, i’tikaf dan tadarus bersama sekarang tidak ada lagi kegiatan tersebut.

Alih-alih menyelenggarakan kegiatan keagamaan di langgar, musholla dan masjid yang ada malah dilarang oleh pemerintah, yang disebut bijakan social distancing, pysical distancing dan PSBB. Bukan kegiatan ibadahnya yang dilarang melainkan kegiatan bertemu dan berkumpul dalam jumlah banyak itulah yang tidak diperkenankan oleh pemerintah demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Silahkan masyarakat tetap melakukan ibadah bulan Ramadhan seperti biasanya tetapi dilakukan di rumah saja.

Senanda dengan hal tersebut, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda melalui devisi Keagamaan dan Kebudayaan menggelar kajian online via grup WhatsApp. Kajian online tersebut mengusung tema “Bagaimana Memaksimalkan Ibadah Yang Benar Dirumah Aja Dalam Situasi Pandemi Covid-19”. Senin (11/5/2020)

Diskusi via WhatsApp tersebut dibimbing langsung oleh Faturahman Hakim, M. Sos. Dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Samarinda.

Dalam paparannya, Faturahman mengajak kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan meksipun dilanda cobaan Covid-19. Bagi Dosen IAIN Samarinda itu, situasi dirumah saja merupakan kesempatan untuk mengimplementasikan ilmunya. Implementasi yang ia maksudkan adalah bagaimana mahasiswa mampu minimal memimpin sholat dan tadarus di rumahnya masing-masing.

“Tetap tingkatkan ibadah di bulan Ramadhan meskipun saat ini sedang musim wabah Covid-19, dengan tetap tinggal di rumah saja merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmunya. Apa yang telah didapatkan selama kuliah baik mereka yang sudah lulus atau belum”. Jelasnya.

Ummul Riszeh, Organisatoris DEMA FUAD selaku moderator, kepada media ini menuturkan bahwa kajian yang terselenggara tersebut merupakan komitmen DEMA FUAD untuk terus menjalankan tugas dan fungsinya di tengah pandemi Covid-19. Bagi Ummul, selaku pengurus Devisi Keagamaan dan Kebudayaan DEMA FUAD, pandemi Covid-19 bukanlah masalah yang menyurutkan semangat berkegiatan.

Dari Informasi yang didapat, kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Mahasiswa IAIN Samarinda, Mahasiswa Universitas Mulawarman (UNMUL), Mahasiswa IAIN Pare-Pare dan pelajar dari Pondok Pesantren Nabil Husen Samarinda.#humasiainsmd

News Feed