by

Dr. Bambang Iswanto, M.H.: Ibadah Ramadhan Saat Pandemi Covid-19 Antara Ketaatan Kepada Allah, Rasul dan Pemerintah

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Suasana berbeda sangat dirasakan pada Ramadhan tahun ini, suasana yang belum pernah terjadi sebelumnya, jika tahun-tahun sebelumnya kedatangan bulan Ramadhan disambut dengan semarak (sholat tarawih berjamaah, tadarus Al-quran berjamaah, acara buka bersama, acara membangunkan sahur dengan berkeliling kampung sampai lomba ronda membangunkan sahur dengan alat tradisional dll.) suasana sekarang tampak sepi dan sunyi dari aktivitas tradisi dan keagamaan tersebut. Disinyalir perbedaan suasana Ramadhan 1441 H. tahun ini disebabkan karena pandemi Covid-19. Tetapi suasana berbeda yang terjadi pada Ramadhan tahun sama sekali tidak mengurangi keberkahan bulan Ramadhan itu sendiri”. Terang Dr. Bambang Iswanto, M.H., Dekan Fakultas Syariah (FASYA) IAIN Samarinda.

Dalam Program Cahaya Ramadhan TVRI Kalimantan Timur. Minggu, (3/5/20) Dr. Bambang Iswanto, M.H., menjelaskan bagaimana sikap kaum muslim menghadapi pandemi Covid-19 dalam perspektif ibadah. Melaksanakan ibadah pada bulan Ramadhan di rumah sendiri itu merupakan bentuk ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya, Rasulnya maupun pemerintahnya, sebab hal tersebut telah dijelaskan dalam Al Qur’an.

“Menjalankan ibadah Ramadhan di rumah karena pandemi Covid-19 merupakan sikap seorang muslim yang terbaik, sebab dalam Al-Qur’an dijelaskan “Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh Allah Maha penyayang kepadamu.” (QS. An-Nisaa’: 29). Dan “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (QS. An Nisa’: 59). Terangnya.

Menurut Dr. Bambang Iswanto, M.H., momentum Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 tahun ini merupakan situasi yang tidak kalah berkahnya dengan Ramadhan sebelumnya, bahkan mungkin nilainya jauh lebih baik karena pada saat Ramadhan tahun ini kita menghadapi dua ujian sekaligus, yaitu puasanya sendiri dan harus sabar tinggal di rumah tidak pergi kemana-mana.

“Ramadhan di tengah wabah Covid-19 ini merupakan momentum yang tidak kalah dari Ramadhan sebelumnya, kalau sebelumnya umat muslim menyemarakkan masjid dengan berbagai amalan ibadah, maka saat ini adalah kesempatan untuk menyemarakkan rumah masing-masing dengan berbagai ritual ibadah di bulan Ramadhan”. Jelas Dr. Bambang Iswanto, M.H., saat memberikan tausiyah di program cahaya Ramadhan TVRI Kalimantan Timur.#humasiainsmd

News Feed