by

Muhammad Khairul Rijal, M.Pd.: Kemuliaan Sedekah Pada Bulan Ramadhan

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Dijelaskan dalam Al Qur’an perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT., adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji, artinya Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa saja yang bersedekah di jalan-Nya apalagi di saat banyak orang sedang membutuhkan bantuan akibat pandemi Covid-19 pada bulan Ramadhan tahun ini.

Selain ganjaran berlipat ganda yang dijanjikan oleh Allah SWT., salah satu hikmah yang dapat dirasakan saat berbagi dengan sesama adalah mengeratkan hati antar sesama bahkan dapat mengobati hati seseorang yang larut dalam kecintaannya terhadap duniawi dan takut pada kematian.

Menanggapi fenomena pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap masyarakat, Muhammad Khairul Rijal, M.Pd., dalam program Umpat Betakun di TV Islamic Center Kalimantan Timur menyampaikan paparan tausyiah yang bertemakan Ramadhan Bulan Berbagi di Tengah Wabah. Senin (27/4/20).

Salah satu Dosen IAIN Samarinda itu menjelaskan prinsip dalam Islam tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Artinya orang muslim itu lebih baik / lebih mulia jika banyak memberi daripada harus menerima.

“Prinsip dalam Islam itu lebih baik tangan di atas dari pada di bawah, maksudnya adalah lebih banyak memberi daripada harus menerima”. Terangnya.

Selain itu, setidaknya terdapat tiga alasan kenapa pada saat pandemi Covid-19 ini menjadi sangat afdol untuk berbagi, pertama banyak orang yang membutuhkan bantuan akibat kehilangan pekerjaan, kedua sekarang bertepatan dengan bulan Ramadhan yang penuh keberkahan dan ketiga jangan suka menunda-nunda kebaikan.

Dengan banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan otomatis menyebabkan tidak adanya penghasilan, ini adalah kesempatan terbaik bagi kita untuk bersedekah karena masyarakat sangat membutuhkan, berbeda jika masyarakat sudah bekerja dan mempunyai penghasilan, sedekah kita tidak akan terlalu dibutuhkan (tidak terlalu bernilai)

Dikarenakan pandemi Covid-19 ini bersamaan bulan Ramadhan, dan barang siapa yang berbuat baik pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya. Misalnya bagi orang yang memberi makanan dan minuman untuk saudaranya yang berpuasa maka Allah SWT., akan memberikan pahala yang sama seperti orang yang berpuasa dan jika yang memberi juga berpuasa maka ia akan mendapatkan pahala yang berlipat-ganda. Seperti sudah dicontohkan Rasulullah, Beliau jika masuk bulan Ramadhan lebih semangat dalam berbagi.

Jangan menunda-nunda kebaikan, maksudnya adalah ketika ada niat untuk bersedekah maka segera laksanakan, sebab jika ditunda bisa saja niat itu akan berubah. Sebab Nabi Muhammad SAW., pun sudah mengingatkan, dan janganlah kamu menunda-nunda kebaikan, sehingga apabila nyawa sudah sampai di tenggorokan maka kamu baru berkata, “Untuk fulan sekian dan untuk fulan sekian’, padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan ahli warisnya.” Bukhari dan Muslim. Demikian paparan Muhammad Khairul Rijal, M.Pd. #humasiainsmd.

News Feed