by

Gandeng Rumah Jurnal LP2M, FTIK Bekali Mahasiswa Tips Dan Trik Penulisan Karya Ilmiah Pada Masa Pandemi Covid-19

-AKADEMIA-556 views

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda kembali menyelenggarakan Bincang Online Penulisan Artikel Ilmiah secara online dengan menggunakan aplikasi zoom dan live YouTube FTIK IAIN Samarinda. Acara dipandu langsung oleh Widya Noviana Noor, M. Pd., selaku ketua Rumah Jurnal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Samarinda. Selasa (2/6/2020).

Dekan FTIK IAIN Samarinda, Dr. M. Eka Machmud, M. Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia, narasumber dan peserta bincang online tersebut, bagi beliau penulisan artikel karya ilmiah merupakan bagian penting bagi seseorang untuk menjadi akademisi.

“Atas nama pimpinan FTIK, kami sangat mengapresiasi panitia pelaksana, narasumber dan seluruh peserta yang telah bersedia mengikuti bincang online penulisan artikel ilmiah sehingga diharapkan bisa memudahkan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas penelitian skripsi. Apalagi saat menghadapi pandemi Covid-19 ini, tentu banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi ( social distancing, pysical distancing, Pembatasan Sosial Berskala Besar), maka diperlukan tips dan trik untuk mensiasati kondisi ini. Pungkasnya.

Bertindak sebagai narasumber bincang online tersebut Dr. Umar Fauzan, M. Pd., selaku Kapus Penelitian dan Penerbitan LP2M sekaligus Dosen IAIN Samarinda. Dalam paparannya beliau mengatakan artikel ilmiah merupakan karya tulis yang dibuat dengan metode tertentu sesuai dengan sistem dan disertai dengan bukti-bukti ilmiah yang bisa di pertanggung jawabkan.

“Karya tulis ilmiah merupakan karya tulis dengan metode ilmiah, sistem ilmiah dan bukti ilmiah (data valid) sehingga bisa dipertanggungjawabkan secara Apriori”. Ujarnya.

Artikel ilmiah itu secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yakni artikel ilmiah yang bisa ditemui di media massa (koran) dan artikel ilmiah yang dimuat pada jurnal ilmiah.

“Artikel itu kan dapat dibagi menjadi dua bagian, ada artikel yang dimuat melalui koran yang biasanya berupa opini dan ada artikel yang tidak dipublikasikan melalui koran melainkan melalui jurnal dan beberpa istilah yang terkait misalnya google scholar, Sinta, moraref, plagiasi, mendeley zotero dll.”. Jelas Dosen IAIN Samarinda tsb.

Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa karya ilmiah bisa didapatkan dengan menggunakan penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Kedua model penelitian tersebut sangat penting untuk dipahami bagi mahasiswa IAIN Samarinda apalagi dalam masa pandemi Covid-19 ini.

“Artikel ilmiah dapat dibagi menjadi dua bagian yakni artikel dari hasil penelitian lapangan dan artikel dari hasil penelitian kepustakaan (library research), kedua model ini sangat penting untuk diketahui mahasiswa, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini mahasiswa diperbolehkan mengganti skripsinya dengan artikel ilmiah sebagaimana aturan di lingkungan IAIN Samarinda”. Demikian penjelasan Dr. Umar Fauzan, M. Pd.

Dari informasi yang media himpun, setelah selesai pemaparan materi, dilakukan dialog tanya jawab antara narasumber dengan peserta bincang online.”#humasiainsmd.

News Feed