by

Webinar MPI: Kendala Dan Solusi Tata Kelola Pendidikan Islam di Era New Normal

-AKADEMIA-344 views

SAMARINDA, IAIN NEWS, Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda bekerjasama dengan Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) dan Perkumpulan Manajemen Pendidikan Islam (PERMA PENDIS) sukses gelar Seminar Online Nasional dengan tema “Tata Kelola Pendidikan Islam di Era New Normal”. Kamis, 9 Juli 2020.

Seminar dibuka langsung oleh Rektor IAIN Samarinda, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, peserta dan kepada para narasumber yang telah menyempatkan waktunya untuk kesuksesan seminar ini.

“kegiatan seminar online semacam ini menjadi suatu hal yang menarik sekaligus solusi atas kebutuhan pendidikan yang terkendala pandemi Covid-19. Walaupun ada beberapa hal yang dirasa hilang atau tidak bisa diwujudkan dalam kegiatan online, tetapi kegiatan seminar online tetap menjadi pilihan terbaik dari yang ada”. Terang Rektor saat memulai sambutannya.

“Tata Kelola Pendidikan Islam” merupakan tema yang sangat menarik, dikarenakan berbicara tentang pendidikan tidak akan pernah ada habisnya. Apalagi tentang Pendidikan Islam, tidak akan pernah usang sepanjang zaman. Tambahnya.

Bertindak sebagai narasumber dalam Seminar Online Nasional tersebut antara lain: Dr. Hj. Sri Rahmi, MA, selaku Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Ketua PPMPI, Dr. Muchammad Eka Mahmud, M.Ag, selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Samarinda, Dr. H. Badrudin, M.Ag, selaku Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan ketua PERMA PENDIS, Saparun, S.Pd, M.M., selaku Kepala SMP Melati Boarding School Samarinda. Moderator, Siti Julaiha, S,Ag. M.Pd., sekaligus Ketua Prodi MPI IAIN Samarinda.

Dalam paparannya, Dr. Hj. Sri Rahmi, MA., Menerangkan bahwa, Perguruan Tinggi harus siap dalam menghadapi situasi yang terjadi saat pandemi ini, sehingga perlu sebuah reformasi tata kelola Perguruan Tinggi dengan meningkatkan sumber daya di dalam perguruan tinggi mulai dari manusianya hingga sumber daya pemasarannya. Sehingga kita sebagai pengelola pendidikan bisa bangkit untuk menjadi lebih baik menghadapi era digital ke depan.

Sementara itu, Dr. Muhammad Eka Mahmud, M.Ag. dalam pemaparannya menyampaikan tentang perlunya pemimpin yang kreatif dan inovatif menghadapi era new normal . Pemimpin yang baik itu selalu memikirkan, mencari terobosan dan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi sebuah lembaga pendidikan (dalam hal ini pandemi Covid-19).

Selanjutnya, Dr. H. Badrudin, M.Ag., memaparkan tentang pentingnya pemangku kepentingan dalam merencanakan kebijakan pendidikan di era New Normal, karena menurut beliau, Perguruan Tinggi pada saat new normal harus mendukung kebijakan implementasi pendidikan pada saat New Normal.

Terakhir, Saparun, S.Pd, M.M., memaparkan bagaimana kendala KBM dalam tata kelola manajemen sekolah maupun madrasah di era New Normal, sehingga muncul sisi positif dan negatifnya. Sebuah lembaga sekolah dalam menghadapi situasi pandemi wajib melihat mana yang lebih penting dan harus dilakukan dalam menghadapi situasi new normal.#humasiainsmd

News Feed