by

FKPT Provinsi Kalimantan Timur Selenggelarakan Coaching Enumerator Survey Yang Diikuti Oleh 20 Mahasiswa IAIN Samarinda

SAMARINDA, IAIN NEWS, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Timur sukses selenggarakan Coaching Enumerator Survey Penguatan Kebhinekaan dan Literasi digital dalam upaya menangkal Radikalisme di 32 Provinsi Indonesia. Acara dilaksanakan di aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda, Senin (13/7/2020)

Acara dibuka langsung oleh ketua FKPT Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Achmad Jubaidi, M.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa survey Penguatan Kebhinekaan dan Literasi Digital ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui FKPT yang tersebar di 32 Provinsi se-Indonesia termasuk FKPT Provinsi Kalimantan Timur.

“Penelitian ini nanti akan menjadi bahan utama dalam merumuskan kebijakan pencegahan radikalisme pada tahun-tahun yang akan datang. Harapan kami, data-data hasil survei dapat menggambarkan perkembangan radikalisme dan terorisme di Kaltim secara akurat, detail dan komprehensif sehingga kita dapat mencegahnya”. Ujar Drs. H. Achmad Jubaidi, M.Sos., pada pembukaan pelatihan.

Kegiatan Coaching enumerator Survey ini diikuti oleh 20 mahasiswa IAIN Samarinda yang berasal dari berbagai Fakultas di lingkungan IAIN Samarinda. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, menurut Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian sekaligus Wakil Dekan III FTIK, Dr. Zamroni, M.Pd., mahasiswa memiliki wawasan baru dalam melihat masyarakat baik yang terkontaminasi paham radikal maupun masyarakat yang baik-baik saja sehingga mahasiswa bisa lebih bijaksana dan arif ketika berhadapan atau terjun di tengah masyarakat. Selain itu, diharapkan juga mahasiswa punya pengalaman penelitian sehingga memudahkan mereka ketika nanti hendak menyelesaikan tugas akhir (skripsi).

“kegiatan survey ini diikuti oleh 20 orang mahasiswa dari berbagai Fakultas yang ada di IAIN Samarinda, diharapkan kegiatan ini nantinya dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan baru terkait bagaimana mengambil sebuah sample dan mencermati responden yang di jumpai oleh peserta (mahasiswa), sehingga nantinya mereka mampu mengimplementasikan wawasan ini pada saat menyelesaikan tugas akhir kuliah (skripsi)”. Jelas Dr. Zamroni, M.pd., saat berikan sambutan pada acara tersebut.

Survey Penguatan Kebhinekaan dan Literasi Digital dalam Upaya Menangkal Radikalisme-Terorisme memiliki tujuan agar dapat memetakan potensi radikalisme di masyarakat baik dari sisi demografi maupun geografi, mengukur efektivitas program kerja BNPT/FKPT se-Indonesia, serta mengukur pemahaman atau persepsi masayarakat tentang Kebhinnekaan, dan mengukur perilaku masyarakat terkait dengan literasi digital dan perilaku online .

Harapan besar kegiatan Survey ini adalah menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam menetapkan sebuah kebijakan terhadap penanganan Radikalisme dan terorisme di Provinsi Kalimantan Timur Karena menurut data Kalimantan Timur sudah berada pada fase zona hijau untuk penyebaran Radikalisme dan Terorisme.

“Termasuk dapat digunakan oleh Gubernur Kaltim dalam mengambil kebijakan penanganan radikalisme dan terorisme ini. Apalagi Provinsi Kaltim telah berada di zona Hijau setelah beberapa waktu yang lalu berada di zona Merah.#humasiainsmd

News Feed