by

Seminar HMPS Manajemen Dakwah: Strategi Bisnis dan Manajemen Travel Haji dan Umrah

-Mahasiswa-88 views

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Program Studi (Prodi) Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin, Adab Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda adakan seminar “Strategi Bisnis dan Manajemen Wisata Travel Haji dan Umrah”. Bertempat di ruang rapat kampus 1 IAIN Samarinda Jl. KH. Abul Hasan nomor 03 Samarinda. Kamis (16/7/2020).

Acara diikuti oleh 20 orang Mahasiswa dari berbagai Prodi di lingkungan FUAD antara lain Manajeman Dakwah (MD), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Hadir dan bertindak sebagai narasumber yakni H. Bunyamin, Lc., M.Ag, selaku Wakil Dekan 3 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dan Syahrial, M. Ud., selaku Dosen IAIN Samarinda

Dalam materinya, H. Bunyamin, Lc., M.Ag., menerangkan dua perbedaan antara ibadah haji dan umrah.

“Haji adalah berkunjung ke tanah suci (ka’bah) untuk melaksanakan amal ibadah tertentu sesuai dengan syarat, rukun, dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh syara’. Haji diwajibkan bagi orang-orang islam yang sudah mampu atau mempunyai biaya untuk melaksanakannya. ibadah Haji dilaksanakan pada bulan zulhijjah. Sedangkan umrah adalah berkunjung ke tanah suci atau Baitullah dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT., dengan memenuhi syarat tertentu yang telah ditetapkan oleh syara’, dan waktunya boleh kapan saja tidak ditentukan seperti halnya haji”. Jelasnya.

“Pelaksanaan ibadah haji dan umrah perlu adanya pelayanan prima agar dapat memperoleh umrah dan haji mabrur sehingga membutuhkan pengelola travel yang profesional, berpengalaman dan kesiapan yang maksimal mulai dari pengurusan kelengkapan dokumen, bimbingan manasik serta pelayanan selama dalam perjalanan ke tanah suci hingga kembali ke tanah air. Oleh karena itu, FUAD secara khusus diharapkan bisa menjadi inisiator dan pelaksana untuk mengadakan bimbingan haji dan umrah baik di Masjid terlebih di kampus, disamping menambah ilmu pembimbingan manasik haji dan umrah sekaligus melatih diri sebagai calon pembimbing sekalipun belum pernah berumrah atau berhaji”. Jelas H. Bunyamin, M.Ag.

Sementara itu Syahrial, M.Ud., menjelaskan beberapa langkah dalam mengembangkan strategi manajemen bisnis wisata dan travel haji diantaranya adalah planning, organizing, activating, dan controling.

“Strategi untuk membangun sebuah bisnis Travel Haji dan Umroh supaya bisa sukses dan berkembang adalah pertama membuat Planning (perencanaan) yang bagus dan matang, akan membuat semua aktivitas bisnis menjadi terarah dan fokus. Kedua, Organizing yakni proses melakukan adjustment yang harmonis antara
berbagai bidang. Dengan melakukan organizing , akan di peroleh manfaat misalnya pekerjaan lebih produktif. Ketiga, Activating, dalam dunia bisnis travel, adanya keaktifan itu penting dalam dunia kerja, artinya aktif dalam segala hal, aktif berkomunikasi dengan jamaah, selalu menjelaskan dan mengarahkan jamaah apabila terjadi kendala di lapangan. Serta bisa memberikan pemahaman kepada para jamaah ketika melaksanakan ibadah haji dan Umroh. Keempat, Controlling yakni melakukan pengecekan terhadap kesalahan, dan memberi
tahu manajemen apakah rencana yang sudah dicanangkan bisa terlaksana
atau tidak.Terangnya.#humasiainsmd.

News Feed