by

Tingkatkan Kreativitas Mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris (TBI) IAIN Samarinda Gelar Seminar Nasional Online “Creativity Of English Department Students In New Normal Era”

-Mahasiswa-62 views

SAMARINDA, IAIN NEWS, Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Samarinda sukses gelar Seminar Online Nasional “ Creativity of English Department Students in New Normal Era”. Dilaksanakan melalui aplikasi zoom dan disiarkan langsung chanel Youtube FTIK IAIN Samarinda. Rabu (22/7/2020).

Seminar dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Samarinda, Dr. H. Muchammad Eka Mahmud, M.Ag. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara seminar online, peserta dan kepada para narasumber yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dan mensukseskan seminar. Lebih jauh, Dekan FTIK juga menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan keterampilannya baik melalui bahasa inggris maupun bahasa arab.
“All students have the same chances to develop their skill. In this case English and Arabic. However we still can break the skill into writing, fluently of speaking, and writing. Therefore do not make you own bounderies to reach all of those. Because we’re all have the same portion to be better”. Terang Dekan saat memulai sambutannya sebelum membuka acara seminar online.

Bertindak sebagai narasumber dalam Seminar Online Nasional tersebut antara lain: Sari Agung Sucahyo, M.Pd., Muhammad Abdul Wahid, S.Pd. (Facilitator of Cultural Exchange at Foundjca Eouroweek Poland), dan Dina Destari, SS., M.Pd.

Dalam pemaparannya, Sari Agung Sucahyo, M.Pd., menerangkan bahwa, bukan sesuatu yang mengejutkan lagi bahwa kita menghadapi masalah saat beradaptasi dengan pembelajaran online. Akan tetapi, kita masih banyak sumber belajar lain yang dapat digunakan agar tidak merasa bosan. Kita juga butuh remote learning sebagai pilihan. Ada tiga pilihan lain yaitu fleksibilitas, pemilihan materi, dan penyampaian materi. Meskipun kita memiliki keterbatasan dalam belajar tetapi kita bisa selalu mengatur cara kita untuk terus belajar.

“ It is not surprise anymore We have problems to adapt online study but we still have a lot of rescources to study. That is why we need to find some different platform to avoid the boredom. We also need remote learning as the option. It has three points they are Flexibility, content selection, and content delivery. Even though we have restriction of studying but We can always manage the way of our study”. Terang Sari Agung saat menyampaikan materi.

Sementara itu, M. Abdul Wahid, S.Pd., menyampaikan bahwa, menjadi hal yang terpenting bagi kita untuk mengetahui kondisi politik di Uni Eropa (UE) saat ini. Bagaimana kehidupan EU dan interaksi sosial di sana. Satu hal yang paling menarik adalah kita bisa eksplor lebih dari 20 negara hanya dengan menggunakan 1 visa saja.

“ It is very important to get to know the condition of our Political nowadays in this case European Union. (Sir gave general description related to EU and how the people live there) The one which is interesting is, We can go to twenty more country only by one visa. For more detail it is important to read more about it as well as discuss it. It can be relatives, friends or even stranger who got interested in this”. Jelas Sahabat Wahid.

Selanjutnya, Dina Destari. SS., M.Pd., menjelaskan bahwa, kita memiliki banyak rintangan untuk menaklukkan masalah kita terutama yang berkaitan dengan pembelajaran online selama pandemi ini. Kesempatan terbatas bukan berarti kreativitas terbatas. Hal yang paling utama adalah kita mampu membangun mindset dan menghargai sebuah proses.

“We have many boundaries to conquer our problem related to studying online since this pandemic came. But the limited space doesn’t mean limited creativity. The most important thing is we nee to Build a growth mindset as well as praice the process. Furthermore the presence of God cannot be denyed at all. Since it becomes the greatest power for us”. Terang Dina Destari saat memaparkan materinya.

Kegiatan seminar online ini perlu dilakukan secara berkesinambungan guna meningkatkan kreativitas mahasiswa dalamo menghadapi era New Normal yang semua kegiatannya dilakukan melalui Online tanpa tatap muka. Sehingga mahasiswa mampu bersaing di masa pandemi ini baik dari segi bahasa arab maupun bahasa Inggris.

“harapan besar dari kegiatan ini adalah sebagai motivasi dalam meningkatkan kreatifitas mahasiswa di era new normal baik dari segi bahasa arab maupun bahasa inggris untuk bersaing di era revolusi industry 5.0 nantinya”. Jelas panitia saat dikonfirmasi oleh media ini.#humasiainsmd

News Feed