by

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IAIN Samarinda Bekerjasama Dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur Selenggarakan Penyuluhan Hukum Di Lapas Kelas IIA Samarinda

SAMARINDA. IAIN NEWS., -Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fakultas Syariah (Fasya) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur selenggarakan penyuluhan hukum di Lapas Kelas IIA Samarinda. Jumat (24/7/2020)

Diikuti oleh 55 orang warga binaan, terdiri dari 5 orang perwakilan dari masing-masing blok.
Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Direktur LBH Bapak Hefni Efendi, S.HI,. M.H.

Dalam sambutannya, Hefni Efendi, S.HI., M.H., menyampaikan bahwa dengan adanya Undang-undang Nomor 16 tahun 2011 menjadi wujud asas equality before the law, bahwa setiap warga negara setara kedudukannya di hadapan hukum, semua warga negara berhak mendapatkan perlindungan dan pendampingan hukum.

“Menurut UU Nomor 16 Tahun 2011 setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama di mata hukum sehingga semua mempunyai hak perlindungan dan pendampingan hukum”. terang Hefni.

LBH Fakultas Syariah IAIN Samarinda rutin melaksanakan kegiatan penyuluan hukum ini ke berbagai kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Samarinda, harapannya agar masyarakat mendapat akses informasi dan edukasi tentang hukum agar jika dikemudian hari mendapat permasalahan hukum sudah mengetahui langkah apa yang harus ditempuh.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda, Bapak Mohamad Ilham Agung Setyawan. Dalam sambutannya Bapak Mohamad Ilham Agung Setyawan menyampaikan bahwa, kegiatan Penyuluhan Hukum merupakan kesempatan yang baik bagi Warga Binaan, sehingga materi yang disampaikan oleh para narasumber perlu di perhatikan dan dimanfaatkan dengan cara diskusi dan sharing. Kalapas juga mengucapkan terimakasih kepada pihak LBH yang telah peduli dan memberikan penyuluhan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Samarinda.

“saya ucapkan ribuan terima kasih kepada pihak LBH IAIN Samarinda yang telah peduli dan menyempatkan waktunya untuk memberikan wawasan terkait Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapas Kelas IIA Samarinda, dan kepada seluruh warga binaan agar dapat mengikuti dan menyerap berbagai informasi yang telah diberikan. Untuk diketahui bagi seluruh warga binaan Lapas Kelas IIA Samarinda, bahwa keberhasilan program pembinaan ini tidak lepas dari 3 faktor utama yaitu, warga binaan, petugas lapas, dan lingkungan masyarakat termasuk LBH IAIN Samarinda”. Terang Kalapas saat sambutan sebelum membuka acara.

Dalam materinya, Bapak Rofiqul Ulum dan Bapak Hefni Efendi, S.HI,. M.H., menjelaskan tentang Pengertian Bantuan Hukum, Asas bantuan hukum, Alasan mengapa tersangka perlu didampingi, Tujuan Bantuan Hukum, Proses Bantuan Hukum, Kegiatan Bantuan Hukum, dan Para Pemberi Bantuan Hukum.

Penyebarluasan informasi hukum dan pemahaman terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sangat diperlukan guna mengembangkan kesadaran hukum terhadap masyarakat termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan yang sedang menjalani masa pidana di Lapas, sehingga kerjasama yang baik perlu ditingkatkan dengan tujuan agar terciptanya budaya hukum yang baik (tertib, taat, dan patut pada kaidah-kaidah hukum yang berlaku). #humasiainsmd

News Feed