by

Plt. Sekretaris Jenderal Kemenag RI Kukuhkan Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M.Ag., Sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Agama Bersamaan Dengan Wisuda Magister VIII IAIN Samarinda

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda suskes selenggarakan Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar, Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M.Ag., bidang Sosiologi Agama. Bertindak sebagai pejabat yang mengukuhkan, Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag., selaku Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI. Selasa (29/9/2020)

“Pada pagi hari ini, 29 September 2020 bertepatan dengan 11 Shafar 1442 H., saudara Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M. Ag., Saya kukuhkan sebagai Guru Besar bidang Sosiologi Agama pada IAIN Samarinda. Semoga Allah SWT. senantiasa melimpahkan rahmat atas gelar dan pencapaian saudara”. Ujar Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag., secara online via Zoom Meeting saat mengukuhkan Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M. Ag dan disaksikan oleh para Anggota Senat IAIN Samarinda.

Acara yang diselenggarakan secara virtual tersebut dirangkai dengan Wisuda Mahasiswa Magister (S2) Program Pascasarjana (PPs) IAIN Samarinda VIII Tahun 2020. Sebanyak 67 Mahasiswa dari 5 Progam Studi, Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ekonomi Syariah (ES), dan Hukum Keluarga (HK) diwisuda.

Usai mengukuhkan, Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI tersebut menyampaikan orasi ilmiahnya. Dalam orasinya, Beliau menjelaskan persoalan terkait penguatan kapasitas lembaga Perguruan Tinggi.

“Suatu Perguruan Tinggi dapat dikatakan baik apabila memenuhi beberapa Standar Nasional Pendidikan Tinggi, antara lain: kompetensi lulusan, standar isi, proses, penilaian, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan. Dengan memenuhi standar tersebut, bisa dipastikan Perguruan Tinggi tersebut mempunyai daya saing yang tinggi termasuk IAIN Samarinda. Ujarnya.

“Jalan-jalan kekota makassar, Wisata kepantai losari yang airnya biru dan segar, Selamat kepada Prof. Dr. H. Akh. Bukhari yang sudah menjadi Guru Besar, Berkat kerja keras beliau yang gigih dan sabar”. Ucap Rektor IAIN Samarinda Prof. Dr. H. M. Ilyasin, M.Pd., saat memberikan sambutan.

Beliau juga menuturkan bahwa dengan dikukuhkannya Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M.Ag., menandakan lembaga IAIN Samarinda terus melakukan transformasi kelembagaan sehingga sekarang telah memiliki empat guru besar.

“Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M.Ag adalah Guru Besar Bidang Sosiologi Agama IAIN Samarinda yang pengabdian dan inovasinya di bidang Sosiologi Agama banyak ditunggu oleh masyarakat di Kalimantan Timur. Saya selaku pribadi dan pimpinan mengucapkan selamat, semoga dengan dikukuhkannya Prof. Dr. H. Akh. Bukhari, M.Ag sebagai Guru Besar akan semakin meningkatkan peran dan fungsi perguruan tinggi kita”. Tuturnya.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan kepada para alumni agar menjadi alumni yang patut dicontoh dengan menjunjung tinggi adab dalam kehidupan dan memberikan kontribusi positif nyata pada masyarakat.

“Al-‘adabul fauqol ‘ilmi. “Adab itu lebih tinggi daripada ilmu.” Adab memiliki makna kesopan-santunan atau kehalusan dan kebaikan budi pekerti. Adab memiliki kedudukan sangat istimewa, penting dan strategis dalam Agama Islam. Ia bukan sekedar perilaku dzahir tetapi juga aktivitas jiwa dan akal. Oleh Karena itu, melalui sambutan ini saya mengajak kepada para alumni mari menjadi thauladan bagi masyarakat”. Harap Rektor.

“Harapan kami, semoga ilmu, pengalaman dan ketrampilan yang ditimba selama studi di kampus ini dapat menjadi bekal berharga dalam menyongsong kehidupan yang lebih baik. Bagi saya, moment wisuda kali ini adalah kesempatan yang sangat langka dan merupakan momentum yang patut disyukuri karena di penghujung 2020 ini, Guru Besar IAIN Samarinda bertambah satu orang. Jelasnya

Dari pantauan media ini, Direktur Pascasarjana (PPs) IAIN Samarinda, Dr. H. M. Tahir, M.M., bertindak yang membacakan Surat Keputusan Rektor terkait Wisuda terbaik, antara lain Zulkifli, M.Pd., Progam Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Abiyajid Bustami, M.E., Progam Studi Ekonomi Syariah (ES), dan Edy Setiawan, M.E., Progam Studi Ekonomi Syariah (ES).#humasiainsmd

News Feed