by

Dies Natalis VI Dan Wisuda XXXII, IAIN Samarinda Komitmen Tingkatkan Produktivitas Akademik

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, karunia, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat bersama-sama menghadiri acara Dies Natalis ke-6 dan Wisuda ke-32 Sarjana pada tanggal 17 Oktober 2020 ini dalam keadaan sehat wal ’afiat. Sebagaimana kita ketahui bahwa tanggal 17 Oktober dikenal dunia sebagai hari pengentasan kemiskinan internasional. Bukan sebuah kebetulan, IAIN lahir pada tanggal 17 oktober enam tahun yang lalu, saya meyakini ini merupakan skenario Allah swt. Tentu saja ada hikmah yang harus kita ambil dari lahirnya IAIN Samarinda pada 17 oktober. Oleh sebab itu saya berharap lahirnya IAIN Samarinda membawa spirit pengentasan kemiskinan intelektual.

17 oktober 2014 bertepatan dengan 22 Dzulhijjah. 22 dzulhijah banyak tragedi kemanusiaan yang mendapat rahmat dari Allah diantaranya adalah diampuninya Nabi Adam oleh Allah SWT, Nabi Yunus Dikeluarkan dari Dalam Perut Ikan, Doa Nabi Zakaria Dikabulkan, Maryam Melahirkan Nabi Isa, Nabi Musa Lahir dan Diasuh di Lingkungan Fir’aun dan Pintu Kebaikan Dibukakan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga 22 dzulhijjah mampu menginspirasi dan menjadi spirit dalam pengembangan kampus IAIN Samarinda kedepannya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sebagai pembawa risalah kebenaran menuju alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan, sehingga kita dapat mengemban amanah sebagai khalifah di muka bumi ini.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan saya atas nama Civitas Akademika IAIN Samarinda menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tidak terhingga kepada  para undangan yang telah berkenan hadir walaupun secara daring pada acara wisuda ini. Kehadiran Bapak dan Ibu tentunya memberikan motivasi dan semangat yang tinggi bagi civitas akademika IAIN Samarinda dalam melaksanakan pengabdian untuk saat ini dan di masa yang akan datang

Hadirin yang Saya Hormati

Dalam rangka Dies Natalis ke-6 IAIN Samarinda hari ini, saya kembali mengingatkan kita semua akan visi IAIN Samarinda “Terdepan dalam Pengembangan Peradaban Kesilaman” IAIN Samarinda menjadi pusat pengembangan ilmu-ilmu keislaman multidisipliner yang unggul dan kompetitif”, yang kemudian komitmen visi ini dituangkan dalam komitmen misi IAIN Samarinda. Untuk mengimplementasikan visi, misi, dan tujuan tersebut, IAIN Samarinda telah mengembangkan beberapa program strategis, yaitu:

Pertama, penguatan institusi merupakan kebijakan prioritas yang sangat mendesak pada saat ini, untuk semua fakultas dan program pascasarjana, dan alhamdulillah, upaya ke arah ini telah dilakukan melalui akreditasi program studi, juga telah dibangun kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri sehingga diharapkan akan membuka akses recognize university serta membuka pintu peradaban di Kalimantan Timur.

Kedua, peningkatan produktivitas akademik dilakukan baik terhadap dosen, karyawan, dan mahasiswa. Terhadap dosen, kita mendorong lahirnya karya-karya besar, baik berupa buku, jurnal, laporan penelitian, serta makalah seminar yang dipublikasikan, yang tentunya akan meningkatkan kepercayaan dan ekspektasi masyarakat terhadap IAIN Samarinda. Terhadap karyawan, kita mendorong peningkatan jenjang karir dan pendidikan melalui berbagai program pendidikan dan latihan, baik di tempat kerja maupun di luar instansi. Sementara terhadap mahasiswa, dilakukan melalui kebijakan pemberlakuan Standar Mutu Sarjana dan Magister untuk mengukur kualitas lulusan IAIN Samarinda, sehingga dapat dipastikan tidak ada lagi alumni IAIN Samarinda yang tidak mengetahui teknologi, dan skill praktek ibadah.

Ketiga, penataan dan peningkatan kualitas layanan dilakukan mulai dari peningkatan kualitas proses perkuliahan, penyiapan sarana sumber belajar. Kita juga sudah menerapkan sistem informasi kampus yang merupakan titik awal bangkitnya pelayanan akademis secara profesional melalui media online. IAIN Samarinda harus mampu memberikan pelayanan yang prima, utamanya pelayanan akademik kepada mahasiswa sebagai stakeholder pendidikan kita.

Hadirin yang Saya Hormati

Sampai saat ini, IAIN Samarinda telah memiliki empat fakultas dan satu program Pascasarjana dengan jumlah prodi sebanyak 21. Insyaallah pada tahun depan juga mulai dilaksanakan pendidikan jenjang S3 (Doktor) yaitu Pendidikan Agma Islam. Untuk menjamin kelangsungan program ini, tentunya diperlukan adanya kerjasama dan kepedulian dari Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.  Saat ini, di hadapan kita telah hadir 197 orang wisudawan dan wisudawati dari 4 Fakultas.

Kehadiran alumni baru yang pada hari ini diwisuda diharapkan dapat memperkuat alumni IAIN Samarinda dalam keikutsertaan mereka membangun daerah, negara dan memberdayakan masyarakat berdasarkan bekal ilmu yang dimiliki, sesuai dengan profesi masing-masing. Oleh karena itu, saya berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati saat ini.

Pertama, jadilah Saudara sebagai Sarjana yang Intelektual, saat ini saudara dihadapkan dengan berbagai persoalan dan isu moralitas/akhlak yang menggelitik intelektualitas kita sebagai intelektual muslim untuk menjadi pelopor akhlak/moral, karena Saudara telah digembleng dengan berbagai sudut pandang ke-Islam-an yang kuat.

Kedua, jadilah Saudara sebagai Sarjana yang Agamis, secara moral-keagamaan, diharapkan para Wisudawan dan Wisudawati yang diwisuda hari ini, benar-benar menjadi sarjana muslim yang berahklakul karimah, berbudi luhur, berpikiran maju dan berpandangan luas, taat beribadah, dan memiliki daya saing tinggi. Hanya dengan ahklakul karimah, budi luhur, pikiran maju dan pandangan yang luas, taat beribadah, dan memiliki daya saing tinggi, kita dapat mengembangkan dakwah islamiyah atau dakwah bil hal dengan baik, di tengah-tengah pergumulan idealisme keagamaan dengan nilai-nilai destruktif yang dihadapi bangsa kita saat ini.

Atas usaha mulia ini, maka melalui acara ”Wisuda Sarjana serta Dies Natalis ini” saya ucapkan selamat kepada para wisudawan/wisudawati yang baru. Semoga dengan “Wisuda Sarjana” hari ini dapat menjadi pendorong lahirnya kaum intelektual yang terdidik, memiliki integritas moral yang kuat dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi dalam mewujudkan peradaban bangsa Indonesia yang lebih baik, ke arah pembangunan karakter bangsa.

Saya percaya dengan kapabilitas dan integritas keilmuan yang Saudara miliki, merupakan salah satu bekal ‘melakukan kompetisi global dengan tetap berpijak kepada landasan agama, etika, moralitas dan ilmu pengetahuan’. Dengan demikian, iman, ilmu dan amal shaleh dapat menjadi spirit pengabdian, kapan dan dimanapun saudara berada. Keberhasilan Saudara hari ini membuka lembaran baru kehidupan dan menunjukkan perjuangan yang sangat panjang dan tiada kata henti.

Predikat sarjana yang disandang hari ini merupakan amanah, sehingga perlu dipertahankan dan dijaga dengan baik, sekaligus tugas dan tanggungjawab mengembangkannya. Allah SWT berfirman dalam Qs. Ali Imran ayat 104, yang artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”.

Akhirnya, kami atas nama sivitas akademika IAIN Samarinda mengucapkan selamat atas keberhasilan serta sukses yang telah dicapai oleh para wisudawan dan wisudawati. Untuk itu, bersyukurlah kepada Allah SWT, berterima kasih kepada orang tua dan para pendidik kalian. Semoga keberhasilan Saudara bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, serta agama.

Peran Saudara dalam masyarakat sebagai ilmuwan yang alim, dan ulama yang ilmiah tentu sangat diharapkan, dan sangat ditentukan oleh kemampuan Saudara dalam memberikan kontribusi dan mensosialisasikan basis keilmuan dan keislaman yang telah diperoleh selama menjalani proses pendidikan di IAIN Samarinda.

Ucapan selamat dan terima kasih yang tiada terhingga kami sampaikan kepada Bapak/ibu, para orang tua, yang telah menitipkan putra-putrinya untuk kami didik menjadi Sarjana. Hari ini, detik ini dengan rasa haru dan bangga, saya serahkan kembali mereka kepangkuan Bapak dan Ibu sekalian untuk melanjutkan pengabdiannya dimasyarakat, dan mudah-mudahan silaturahmi ini tidak terputus hanya sebatas ini, karena IAIN Samarinda ini adalah milik kita bersama, dan karenanya kita berhak untuk menikmati pendidikan di dalamnya, dan harus menjaganya, baik secara moral, akademis maupun pengabdian.

Tentunya, tiada yang lebih indah selain kata-kata syukur alhamdulilah. Semoga apa yang didapat hari ini menjadi yang terbaik di masa depan. Selamat berjuang mengamalkan ilmu di masyarakat, sukses dan jaya selalu. 

Spiritualitas, intelektualitas, profesionalitas,

Hadzanallahu waiyyakum ajma’in,

Wabillahitaufiq wal hidayah,

Wallohul muaffiq ilaa aqwamith tharieq,

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

#Disampaikan oleh Rektor IAIN Samarinda, Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd pada sambutan Dies Natalis dan Wisuda XXXII.

News Feed