by

Buka Basic Media Schooling Dema IAIN Samarinda, Prof. Ilyasin Ajak Mahasiswa Bangun Sikap Optimisme

-Mahasiswa-48 views

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Insitutut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda melalui kabinet Informasi dan Komunikasi (Infokom) bekali softskill kepada puluhan mahasiswa IAIN Samarinda terkait dengan teknologi dan informasi. Sabtu (21/11/2020).

“Perkembangan teknologi hari ini semakin pesat, oleh karena itu Mahasiswa IAIN Samarinda harus kreatif. Khususnya lembaga kemahasiswaan harus bisa memberi informasi yang akurat agar bisa diterima kalangan masyarakat”, tutur ketua panitia Basic Media Schooling Maulana Fahrizi.

Senada dengan hal itu, Ketua Dema IAIN Samarinda, Fatimah menuturkan Basic Media Schooling digelar guna meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang digital.

“Kita hidup berdampingan dengan media sosial, mustahil bisa terlepas dari teknologi dan informasi. Oleh karena itu, kita berharap Mahasiswa IAIN Samarinda bisa melek teknologi dan memiliki kemampuan di bidang photography, desain grafis, editing video dan jurnalis”, tutur Mahasiswi Prodi Bahasa Arab itu.

Sementara itu, turut hadir dan dibuka langsung Rektor IAIN Samarinda, Prof. Ilyasin, dalam sambutannya ia mengapresiasi Basic Media Schooling yang diselenggerakan Dema IAIN Samarinda tersebut. Bagi dia, dengan adanya program itu merupakan bagian dari tujuan lembaga melahirkan lulusan yang menguasai agama, teknologi dan, informasi.

“Pesatnya perkembangan digital saat ini membuat teknologi dan informasi menjadi salah satu kompotensi yang harus dikuasai setiap orang. Untuk itu, kami mengapresiasi kegiatan Dema IAIN Samarinda yang telah memberikan bekal pada mahasiswa berkaitan dengan teknologi dan informasi”, pungkasnya.

Lebih jauh, Ilyasin juga menyebutkan salah satu tujuan lembaga bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Samarinda adalah untuk menjawab tantangan zaman, melahirkan sarjana agama yang paham teknologi dan sains.

“Oleh karena itu, kami mengajak kepada mahasiswa untuk bersyukur sebab cita-cita besar menjadi UIN akan terwujud dalam waktu dekat. Kita harus punya sikap optimisme yang tinggi, tidak ada perubahan yang nyaman-nyaman saja dan setiap perubahan pasti ada ketidaknyamanannya, semua punya tantangan dan kekurangan, tapi harus yakin bahwa dengan modal semangat saat ini kita mampu menjawab tantangan dan menutupi kekurangan itu.”, tegas Ilyasin dengan nada optimis.

“Kami sampaikan bahwa secara historis, politik, ekonomi dan geografis lembaga IAIN Samarinda sangat layak untuk menjadi sebuah Unversitas di Kalimantan Timur dan ini bukan kita yang menilainya, tapi melalui penilaian Kemenag, Kemenpan dan Kemensetneg”, ujarnya.

“Maka in sya Allah dalam waktu dekat ini, kita akan menyusun visi dan misi UIN tentu melibatkan banyak pihak dari unsur Pemerintah Derah, DPRD, keluarga besar IAIN Samarinda termasuk mahasiswa”, tutup Rektor IAIN Samarinda.#humas (i/r/m)

News Feed