by

Hadirkan Narasumber Internasional, Webinar PBA IAIN Samarinda Bahas Prospek Studi Bahasa dan Sastra Arab

-AKADEMIA-468 views

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Jurusan Pendidikan Bahasa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda dalam memperingati Hari Bahasa Arab se-Dunia menggelar Webinar Internasional sebagai rangkaian acara dari Syahrul Lughah 2020 dengan tema “Urgensi, Tantangan dan Prospek Studi Bahasa Sastra Arab Bagi Masyarakat Non Arab di Era New Normal” pada Kamis, 24 Desember 2020 secara daring melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan webinar Internasional ini menghadirkan beberapa narasumber lintas Negara antaranya Dr. Fachrul Ghazi, Lc, MA., Dosen Institut Agama Islam Negeri  (IAIN) Samarinda, Indonesia, Prof. Dr. Abdullah Sarhan, Dekan Fakultas Studi Keislaman (Dirasat Islamiyyah) Universitas Al-Azhar, Mesir, Dr. Abdul Gafur Arifin, Lc, Ma., Leacturer at Kulliyah of Education, Internasional Islamic University Malaysia, Dr. Abdul Illah Muhammad Ahmad Namr, Dosen Universitas, Ma’had Ulum Az-Zakat, Sudan, Nurman bin Abdul Bakri, Lc, Ma., Kandidat Doktor Universitas Al-Azhar, Mesir, serta dihadiri oleh seluruh mahasiswa, dan Dosen PBA FTIK IAIN Samarinda serta dibuka oleh Wakil Rektor 1, Dr. Muhammad Nasir, M.Ag.

Dekan FTIK bapak Dr. Muhammad Eka Mahmud, M.Ag. menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga atas terlaksananya Forum Ilmiah ini sehingga semua yang hadir dan narasumber sama sama mendapatkan keberkahan serta tambahan wawasan dalam pembelajaran Pendidikan Bahasa Arab.

“Saya bersyukur dengan adanya kegiatan Forum Ilmiah ini yang dihadiri oleh pembicara dari berbagai belahan dunia sehingga peserta yang mengikuti Forum Ilmiah ini nantinya dapat memahami dengan baik segala materi yang dijelaskan oleh seluruh narasumber, tentu saja ini menjadi pencerahan yang sangat berharga khsusnya Program Studi Bahasa Arab di FTIK IAIN Samarinda,” jelas Dekan FTIK saat sambutan.

Menurut Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang sempurna dalam Sains, bahasa yang mengandung sastra tinggi, dan bahasa sosial yang dapat memberikan kontribusi baik dalam memberikan pembaharuan pembelajaran bahasa Arab, sehingga  kegiatan Webinar ini bisa memberikan solusi pembelajaran bahasa Arab di Era New Normal ini baik di tingkat Madrasah maupun Perguruan Tinggi nasional maupun dunia.

“Pertama-tama saya sampaikan ahlan wa sahlan kepada semua narasumber yang bersedia untuk memberikan pengetahuan keilmuan serta wawasan baru dalam pembelajaran bahasa Arab di Webinar ini, harapan besar saya dengan diselenggarakannya Forum Ilmiah ini nantinya dapat memberikan kontribusi berupa pembaharuan dalam pembelajaran bahasa Arab baik di tingkat Madrasah maupun di tingkat Perguruan Tinggi secara nasional maupun internasional, karena bahasa Arab adalah bahasa yang sempurna dalam Sains, mengandung sastra yang tinggi, dan bahasa sosial untuk menyatukan pemahaman yang sempurna,” terang Dr. Muhammad Nasir, M.Ag. dalam sambutannya sebelum membuka acara Webinar Internasional.

Dalam pemaparan materinya berbagai narasumber memberikan solusi dalam pengembangan pembelajaran di Era New Normal agar dapat dipahami dengan baik pada peserta didik baik tingkat Madrasah maupun Perguruan Tinggi diawali dengan pemaparan oleh Dr. Fachrul Ghazi, Lc., M.A. menyampaikan bahwa seorang pembelajar bahasa Arab non-penutur asli harus dapat menguasai 4 keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis sehingga mampu menjadi seorang ahli dalam berbahasa Arab.

Dr. Abdul Ghafur Arifin, Lc., M.A. menuturkan bahwa permasalahan pembelajaran bahasa Arab di Era New Normal adalah dengan menyesuaikan pembelajaran yang dulunya adalah secara offline atau tatap muka diganti dengan penyesuaian era digital dan semua pembelajaran digital mampu dipelajari secara perorangan sehingga menambah khasanah dalam pembelajaran bahasa Arab di Era New Normal.

Dilanjut dengan pemaparan Nurman bin Abdul bakri, Lc., M.A. sebagai penutup sesi pertama beliau menyampaikan bahwa bahasa Arab adalah bahasa mukjizat dikarenakan Al-Qur’an merupakan mukjizat Kubro yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. ini sesuai dalam surah Az-Zumar ayat 28 yang Artinya (ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (didalamnya) Supaya mereka bertakwa.

Kemudian, pada sesi kedua Dr. Abdul Illah memaparkan bahwa selama masa pandemi, pendidikan sangat menurun. Oleh karena itu, cara alternatif untuk mengajarkan bahasa Arab kepada peserta didik adalah dengan memanfaatkan  teknologi yang ada, salah satunya dengan menggunakan audio visual. #Humas (khalif/md).

News Feed