by

Persiapkan Lab Halal, PUKAHA FASYA gelar Webinar dengan Lab Kesian Kesmaver Kaltim

SAMARINDA, IAIN NEWS, – Pusat Kajian Halal (PUKAHA) Fakultas Syariah (FASYA) IAIN Samarinda selenggarakan webinar dengan tema “Identifikasi DNA Hewan” secara daring. Minggu (8/3/2021).

Dalam agenda tersebut, dihadirkan narasumber yang merupakan pakar laboratorium di Kalimantan Timur, yakni Kepala UPTD Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterenian Provinsi Kalimantan Timur, Ibu Dr. Rosmelati Situmeang, drh., M.Kes. Webinar ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa pengurus harian, dosen, dan masyarakat umum.

Maisyarah Rahmi HS, Lc., M.A., Ph.D. selaku Direktur PUKAHA membuka acara secara langsung dan menyambut hangat kepada narasumber dan peserta yang hadir pada webinar “Identifikasi DNA Hewan”.

“Terima kasih kepada Ibu Dr. Rosmelati yang telah meluangkan waktu berbagi ilmu dengan kita di PUKAHA IAIN Samarinda. Ini merupakan kesempatan emas dimana kita sudah lama mengagendakan kegiatan ini, namun baru bisa terlaksana sekarang secara online, Alhamdulillah. ” Sambut Direktur PUKAHA.

Diketahui, IAIN Samarinda juga tengah mempersiapkan pengajuan calon Lembaga Pemeriksa Halal di Kaltim.

“Bertahap kita mempersiapkan segala perangkatnya, mulai dari auditor halal dan juga Lab Halal. Namun karena masih banyak kekurangan alat laboratorium, sehingga kami masih harus mengadakan kerja sama dengan beberapa lab yang sudah terakreditasi untuk menunjang persiapan calon Lembaga Pemeriksa Halal ini. Dan nantinya diharapkan informasi yang kita dapat dari bu Dr. Rosmelati dapat membantu kita mewujudkan harapan kita semua, terlebih sekarang IAIN sedang mempersiapkan diri menuju UIN SI, InsyaAllah.” Imbuhnya.

Webinar ini dimoderatori oleh Erma Yani yang merupakan Wakil Ketua Harian Pengurus Pusat Kajian Halal. Dilanjutkan oleh penyampaian materi dari Dr. Rosmelati terkait identifikasi DNA hewan.

“Banyak tahapan yang harus disiapkan untuk identifikasi DNA hewan, adapun tujuan dari proses DNA adalah untuk memperbanyak salinan DNA yg ingin kita uji, untuk pengujian pun butuh proses yang lumayan panjang dan ketentuan yang harus diikuti agar hasilnya pun akurat, kurang lebih ada 4 tahapan untuk bisa mengidentifikasi DNA hewan ini.” Jelas Dr. Rosmelati.

Kegiatan Webinar ini ditutup dengan diskusi dan closing statement dari narasumber yang menjelaskan bahwa teknologi laboratorium sekarang sudah sangat canggih dan praktis jika dibandingkan dengan zaman dulu, sehingga proses identifikasi pun dapat dilaksanakan dalam waktu yang lebih singkat dan hasil yang lebih akurat juga.

“Jangan pernah berhenti belajar. Karena dimana ada kemauan disitu ada jalan.” Pesan Dr. Rosmelati sekaligus menutup presentasi Webinar Identifikasi Hewan bersama PUKAHA FASYA IAIN Samarinda tersebut.(Rh)

News Feed