by

Rintisan Kampus 3 IAIN Samarinda Mendapat Dukungan Kuat dari Pemkab Penajam Paser Utara

Penajam Paser Utama, IAIN NEWS,- Dalam rangka mewujudkan pengembangan kampus menuju UIN Sultan Aji Muhammad Idris, gayung bersambut dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Rektor IAIN Samarinda bersama Wakil Rektor II, Kabiro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Direktur Pascasarjana (PPs), dan Humas IAIN Samarinda, didampingi oleh Yayasan Ibnu Mas’ud Al Ruwaidah mendapatkan sambutan dan dukungan positif dari Dr. Mulyadi, M.Hum., M.Si. selaku Sekretaris Daerah mewakili Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) . Rabu (17/03/2021).

Kuatnya niat dan tekad untuk membuka Kampus 3 di wilayah Ibu Kota Negara mengantarkan pada jalan yang tidak disangka-sangka. Pemkab PPU yang akan menjadi sentral Indonesia mendukung dengan menyediakan fasilitas dan sarana pengembangan kampus 3 menuju UIN Sultan Aji Muhammad Idris.

Beberapa hal penting yang dibahas oleh Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. bersama dengan Dr. Mulyadi, M.Hum., M.Si. dalam pertemuan tersebut, diantaranya:

1. Rencana rintisan kampus 3 IAIN Samarinda menuju UINSI memperoleh dukungan penuh dari Pemkab PPU dengan menyediakan lokasi tanah seluas 30 hektar.

2. Lokasi tanah selanjutnya akan dipilihkan tempat yang strategis dengan daya dukung setelah melalui penelitian tanah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah.

3. IAIN Samarinda akan segera membentuk Tim Penelitian untuk mengetahui kebutuhan masyarakat dan tuntutan pendidikan terkait program studi yang akan menempati Kampus 3.

4. Rencana rintisan Kampus 3 ini perlu dibentuk Tim Percepatan dengan melibatkan pihak-pihak terkait sebagai upaya melaksanakan program pembangunan Kabupaten PPU dengan motto “Maju, Modern, dan Religius”. Dari hal tersebut, harapannya ke depan masyarakat akan lebih termotivasi untuk membudayakan literasi dan ketertarikan terhadap bidang ilmu pengetahuan.

5. Langkah awal keseluruhan program adalah dengan melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Samarinda dengan Pemerintah Kabupaten PPU yang menghadirkan Dirjen Pendis Kemenag RI serta beberapa narasumber yang berkompeten dalam bentuk Kuliah Umum.

6. Langkah selanjutnya akan dikonsultasikan dengan pusat.

Sekda PPU sangat berharap program ini dapat segera terwujud untuk memberikan semangat kepada masyarakat dan segera melakukan sosialisasi program.

Demikian juga dengan Rektor IAIN Samarinda, dalam pertemuan tersebut Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. menginginkan IAIN menjadi pusat cendekiawan muslim yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dari tanah Kalimantan.

“Rintisan ini menjadi sesuatu yang sangat berharga dan sejalan dengan alih status menjadi UIN Sultan Aji Muhammad Idris yang prosesnya tinggal menunggu Keputusan Presiden. Besar harapan terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kaltimtara yang tidak lama lagi akan menjadi Ibukota Negara Indonesia.” Tutur Rektor IAIN Samarinda.

News Feed