by

Menyongsong Transformasi Alih Status, HMPS BKI Gelar Doa Bersama Dr. Moh. Salehuddin

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Konseling Islam (BKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda gelar Doa Bersama untuk alih status IAIN menjadi UIN pukul 09.00 WITA sampai dengan selesai melalui Zoom Meeting di Kampus I Jl. Abul Hasan No. 03. Minggu (23/5/2021).

Acara dihadiri oleh Dr. Moh. Salehuddin, S.Pd.I., M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pemberdayaan Masyarakat, Riska Septiani Demisioner Wakil Ketua HMPS BKI Periode Tahun 2018, Andana Firdaus Demisioner Wakil Ketua HMPS BKI Periode Tahun 2020, dan Linda Fatmawati Ketua HMPS BKI Periode 2021-2022.

Linda menyampaikan bahwa mahasiswa perlu ugrading diri dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan RAKUS (Rasional, Analisis, Kristis, Universal, dan Sistematis).

“Mahasiswa harus mengetahui secara mendalam isi dari Tri Dharma perguruan tinggi dan perlu adanya keteguhan untuk mempersiapkan diri sebagai wujud keseriusan dukungan menuju UIN dengan mengimplementasikan RAKUS, yaitu Rasional, Analisis, Kristis, Universal, dan Sistematis. Tidak hanya itu,” ujarnya dalam sambutan acara.

Kesempatan selanjutnya, Dr. Moh. Salehuddin juga menegaskan bahwa mahasiswa bisa berkontribusi dalam peralihan status dengan gagasan yang inovatif dan kreatif, dan salah satu wadahnya adalah bergabung dalam HMPS.

“Dalam tahap alih status menjadi UIN, sangat baik dan sangat diharuskan apabila mahasiswa bisa mengembangkan kreatifitas serta inovatif diri. Salah satunya dengan melalui HMPS, yang akan menjembatani pengembangan kualitas mahasiswa. oleh sebab itu, HMPS harus selalu memberikan sesuatu yang kreatif dan inovatif dalam menciptakan ide-ide baru dalam menunjang kualitas dari mahasiswa dan program studi. semua memiliki peran khusus dalam peralihan status IAIN menjadi UIN, termasuk mahasiswa yang menjadi garda terdepan dalam alih status ini,” pungkasnya.

“Mahasiswa dalam hal ini mengambil bagian sebagai komponen kampus yang berkontribusi dalam proses alih status menjadi UIN. Karena tidak bisa membantu dalam bentuk materi, tenaga, atau bahkan pikiran, maka mahasiswa bisa memberikan support dan dukungan minimal dalam bentuk doa-doa terbaiknya yang In Sya Allah akan di Kabulkan Hajat kita oleh Allah SWT,” harap Ketua Jurusan Pemberdayaan Masyarakat.

Riska Septiani juga berharap alih status IAIN menjadi UIN akan melahirkan generasi bangsa yang nasionalis religius.”Doa kami semoga diberikan kemudahan jalannya IAIN menjadi UIN, dan ketika telah menjadi UIN mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang cinta terhadap negaranya dan bangga terhadap agamanya,” kata Demisioner Wakil Ketua HMPS BKI Periode Tahun 2018 itu.

Ananda Firdaus pun ikut menyampaikan harapan atas perubahan alih status dan mengingatkan terhadap tanggung jawab besar ketika telah berhasil menjadi UIN.”Status berubahnya IAIN menjadi UIN itu adalah sebuah tanggung jawab, maka semakin tinggi status seseorang, lembaga, instansi, organisasi, maka semakin tinggi pula tanggungjawabnya,” pungkas Demisioner Wakil Ketua HMPS BKI Periode Tahun 2020.

News Feed