by

Refleksi Hari Lahir Pancasila, Rektor: Bersyukur Terukur dan Istiqomah Memperjuangkan UIN Samarinda yang Membawa Perubahan

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Seiring dengan peringatan Hari Lahir Pancasila dan transformasi alih status yang ditandai dengan terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2021, IAIN Samarinda laksanakan Refleksi Hari Lahir Pancasila dan Rapat Luar Biasa menyambut UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda yang dilaksanakan di Auditorium 22 Dzulhijjah, Jl. H.A.M. Rifaddin, Harapan Baru, Kec. Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Senin (31/5/2021).

Dihadiri oleh para Pimpinan dan Keluarga Besar IAIN Samarinda, Rektor mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan untuk mewujudkan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, serta menegaskan syukur yang terukur atas nikmat yang Allah berikan. “Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu pada pagi hari ini. Tiada kata indah selain syukur karena Allah yang senantiasa memberikan keberkahan dan kita wajib bersyukur untuk merespon 3 tema besar.

Yang pertama adalah lahirnya Pancasila, Kedua lahirnya UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, dan ketiga momen kebersamaan yang hikmat ini untuk bersama-sama bersyukur yang terukur, untuk satu visi, satu alasan, dan satu pandangan,” tuturnya.

“Ada pepatah, membangun menginisiasi dan menciptakan sesuatu itu berat, tetapi yang jauh lebih berat adalah memelihara, menjalankan, dan mempertahankan hal tersebut,” pungkasnya. Sebagai refleksi hari lahir Pancasila, Prof. Ilyasin mengatakan bahwa proses alih status ini mengilhami hari lahirnya Pancasila.

“Proses alih status ini mengilhami proses lahirnya Pancasila hingga menjadi falsafah negara. Tidak ada yang mudah, namun lebih tidak mudah lagi mempertahankan, perlu istiqomah, dan itulah yang kita perjuangkan sebagai bentuk refleksi dari hari lahir Pancasila melalui alih status menjadi UIN Samarinda,” tuturnya. Dalam agenda Rapat Luar Biasa, Rektor menyampaikan pentingnya mempersiapkan segala hal terkait alih status tersebut dan mengintruksikan adanya tim khusus peralihan IAIN menjadi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

Dalam kesempatan itu, Prof. Ilyasin juga berharap sinergitas dan keistiqomahan warga kampus dalam mewujudkan UIN yang mampu membawa perubahan sesungguhnya.

“Kepada seluruh warga kampus, saya berharap untuk bisa selalu istiqomah memperjuangkan UIN agar tidak sekedar nama, tetapi mampu menjadi UIN yang benar-benar membawa perubahan dari status sebelumnya,” tutupnya.

News Feed