by

LPM dan FASYA IAIN Samarinda Gelar Workshop Kampus Merdeka

SAMARINDA, IAIN NEWS.- Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda kembali menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Kampus Merdeka untuk mendukung Program Berbasis Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di Aula Palem Raja Lt. 3 Hotel Grand Sawit Samarinda, Kamis (25/6/2021).

Setelah sebelumnya menggelar workshop serupa bersama Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI), Fakultas Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah (FUAD), dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), kini workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Kampus Merdeka ini diselenggarakan bersama Fakultas Syariah (FASYA).

Didampingi oleh Dr. Bambang Iswanto, M.H. selaku Dekan FASYA, Rektor IAIN Samarinda Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada LPM dan FASYA atas terselenggarakannya workshop yang diinisiasi oleh LPM tersebut.

“Terima kasih kepada LPM yang telah fokus dalam pengarahan, sosialisasi, dan penyusunan Kurikulum Merdeka Belajar di IAIN Samarinda. Kurikulum Merdeka Belajar ini dibuat dalam rangka menyiapkan mahasiswa dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat, sehingga kompetensi mahasiswa harus disiapkan untuk bisa bersaing dan sesuai dengan kebutuhan zaman.”

Lebih lanjut, Kurikulum Berbasis Kampus Merdeka ini diharapkan dapat menjadi jawaban dari tantangan di masyarakat yang semakin dinamis. Perguruan Tinggi dituntut untuk dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal.

Selain diikuti oleh masing-masing kaprodi dan perwakilan dosen FASYA IAIN Samarinda, workshop ini juga mengundang 28 stakeholder yang terdiri atas perwakilan dari Pengadilan Agama Samarinda, Pengadilan Negeri Samarinda, Pengadilan Tata Usaha Negara Samarinda, BPOM Samarinda, LPPOM-MUI Kaltim, BPJPH Kemenag Kaltim, Kemenkumham Samarinda, Otoritas Jasa Keuangan Kaltim, KUA Samarinda, KPU Samarinda, Bawaslu Samarinda, Unmul (Fakulats Hukum/FEB), Dinas Perindagkop Kaltim, MINI UNIVERSITY Preneures Kaltim, Prodi ES UIN Samarinda, Prodi KPI UIN Samarinda, Prodi PAI UIN Samarinda, ULS Halal Center Unmul, Prodi Peternakan Unmul, FISIPOL UNMUL, Bank Syariah Indonesia, Bank Indonesia, Komisi Yudisial , dan beberapa alumni.

Dalam workshop ini, masing-masing kaprodi dari program studi Hukum Keluarga (HK), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Hukum Tata Negara (HTN) mempresentasikan tentang profil program studi, capaian pembelajaran, profil lulusan, struktur kurikulum, dan fasilitas merdeka belajar yang terdiri dari program magang, mahasiswa membangun desa, mahasiswa mengajar, pertukaran mahasiswa, mahasiswa melakukan riset, mahasiswa berwirausaha, mahasiswa melakukan program kemanusiaan, dan mahasiswa membuat project independent. (Ns/Rh)

News Feed