by

LPM UIN Samarinda Gelar Pekan AMI Perdananya di Rektorat

SAMARINDA, UINSI NEWS,- Pasca dibukanya pekan Audit Mutu Internal (AMI) Selasa (31/8) lalu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda laksanakan Pekan AMI perdananya di unit satuan kerja Rektorat, bertempat di Kampus 2 Jl. H.A.M. Rifaddin Harapan Baru, Loajanan Ilir, Samarinda.

Hadir di Aula Rektorat Lantai 3 tim auditor dan para auditee dari Rektor, Wakil Rektor I, II, dan III, serta Kepala Biro Administrasi, Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK). Kamis (2/9/2021).

Prof. Ilyasin sebagai auditee menuturkan, bahwa Pekan AMI tersebut merupakan bentuk keseriusan untuk memperbaiki dan mengembangkan mutu lembaga.

“Bukti keseriusan hari ini adalah prasangka baik dan usaha serius untuk meningkatkan mutu lembaga, sukseskan dan perbaiki yang kurang, jangan hanya menjadi makmum,” ujarnya.

Bertindak sebagai Lead Auditor Pekan AMI Semester Genap 2021/2022 antaranya Dr. Siti Julaiha, M.Pd., Dr. Nur Kholik, M.Pd., Iswadi, M.Pd., Dr. Husni Idris, M.Pd., Satria, M.Si. dan Ulfah Hidayah.

Dari pantauan media ini, para auditor melemparkan sejumlah pertanyaan kepada auditee terkait proses penentuan kebijakan.

“Bagaimana kebijakan terkait proses pembelajaran selama ini,” tanya Julaiha.

“Pijakan awal kami selalu dari internal ke eksternal. Sebelum narasi, kita melakukan diskusi dari dalam dengan membuat tim-tim kecil untuk kemudian ke skala yang lebih besar,” ujar Prof. Ilyasin.

Wakil Rektor I Dr. Muhammad Nasir menambahkan, “Kami membuat tim penyusun, renstra, dan visi misi. Ada juga temu alumni, melibatkan para pakar, kemudian finalisasi,” imbuhnya di Aula itu.

Selanjutnya, diajukan pula pertanyaan seputar landasan pelaksanaan dan kebijakan, seperti Surat Keputusan, Surat Edaran, Pedoman atau Standard Operating Procedur (SOP), dan Sosialisasi.

Terakhir, Ketua Audit Mutu Internal, Husni Idris menilai sejumlah pertanyaan yang diajukan pihaknya kepada para pimpinan dapat terjawab, dengan demikian hasilnya akan disampaikan di kemudian hari.

“Pada intinya kita tidak mencari kesalahan dan beberapa pertanyaan itu dapat dijawab dengan lancar, nanti kami akan sampaikan hasilnya untuk kemudian menjadi evaluasi demi kebaikan lembaga,” pungkasnya.(humas/rh/id/afs).

News Feed