by

PWN PTK di Palembang Akan Digelar Bulan November Mendatang

-Mahasiswa-148 views

PALEMBANG, UINSI NEWS,- Perkemahan Wirakarya Nasional Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) tahun 2021 akan diselenggarakan 9-14 November 2021 mendatang.

Perkemahan PTK se-Indonesia tersebut nantinya akan dituan rumahi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dengan dua model, yaitu online dan offline, akan terpusat di bumi perkemahan Jakabaring Kota Palembang.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.A berharap PWN di Palembang nantinya tetap mengendapkan nilai-nilai religius sebagai ciri khas, dimana pesertanya mayoritas mahasiswa muslim.

“Meskipun nantinya peserta PWN ini dari berbagai kampus PTK, tetapi dimayoritasi oleh gus-gus atau santri dari mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, oleh karenanya kita berharap pelaksanaannya tetap mengedepankan nilai-nilai religius,” terang Guru Besar UIN Raden Fatah pada acara Rapat Koordinasi forum Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan di Hotel Wyndham Kota Palembang, Selasa malam (14/9/2021).

Khodijah juga menyampaikan apresiasi terkait ikhtiar yang dilakukan forum Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan lantaran semangatnya dalam mempersiapkan pelaksanaan PWN bulan November mendatang.

“Ini yang kesekian kalinya kita undur, harusnya kita sudah laksanakan tahun lalu, oleh karena itu kami mengapresiasi para pimpinan terus melakukan upaya agar tetap terlaksana. Harapannya adalah pertemuan kali ini menghasilkan desain pelaksanaan PWN yang efektif di tengah wabah Covid-19, semoga saja mendapatkan pahala yang terbaik disisi Allah,” ujarnya.

Sementara itu, hadir Kepala Subdirektorat Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi, Ruchman Basori, S.Ag, M.Ag menyebutkan salah satu tujuan pentingnya pelaksanaan PWN PTK untuk mendakwahkan Islam Moderat kepada generasi muda melalui perkemahan.

Menurutnya, lewat perkemahan menjadi pilihan strategis untuk melawan paham radikalisme di kalangan mahasiswa.

“Ini penting, jadi kedatangan kita disini untuk menyelamatkan keindonesiaan dan keagamaan kita yang sudah mulai robek oleh mereka yang baru datang dan ingin mengganti ideologi bangsa ini,” tuturnya.

Dengan demikian, menurut Ruchman, hal tersebut sejalan dengan program Kemenag yaitu moderasi beragama.

“Artinya moderasi beragama itu bisa kita bumikan melalui perkemahan yang akan diselenggarakan November mendatang,” pungkasnya.#humas/i

News Feed